Suara.com - Kasus bayi meninggal di RSUD Jombang Jawa Timur jadi sorotan lantaran dokter harus melakukan tindakan pemisahan organ tubuh bayi untuk menyelamatkan nyawa ibunya.
Karena proses persalinan yang dilakukan mulai pukul 18.30 WIB ini, sang ibu berhasil mengejan sampai kepala bayi keluar. Kemudian, persalinan mengalami kemacetan akibat distosia bahu.
Karena bahu bayi yang masih tersangkut di jalan lahir itulah, dokter harus memisah kepala dan leher bayi. Mereka kemudian melakukan operasi caesar untuk mengeluarkan badan bayinya.
Sebagian besar kondisi ibu dan bayi yang mengalami distosia bahu akan membaik dengan sendirinya. Tapi dilansir dari March of Dimes, kondisi ini bisa menyebabkan beberapa masalah pada bayi, antara lain:
- Patah tulang selangka dan lengan
- Kerusakan pada saraf pleksus brakialis, yakni kondisi yang bisa menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan pada lengan atau bahu
- Kurangnya oksigen ke tubuh (asfiksia), yang bisa memicu cedera otak hingga kematian
Tak hanya pada bayi, distosia bahu juga bisa memicu beberapa masalah pada ibu hingga membahayakan nyawanya. Beberapa di antaranya, yakni:
- Pendarahan postpartum, yakni pendarahan hebat setelah melahirkan
- Robekan serius pada perineum (antara vagina dan rektum)
- Ruptur uteris, yakni robekan rahim selama persalinan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?