Suara.com - Hati atau liver memiliki lebih dari 500 fungsi, mulai dari memproses makanan yang dicerna hingga mengontrol kadar lemak dan gula dalam darah. Ini juga memerangi infeksi dan menghancurkan racun dalam tubuh.
Oleh karena itu, setiap tanda awal bahwa ada masalah dengan hati harus segera diselidiki. Salah satu tandanya adalah jika urin atau air kencing berwarna oranye. Demikian seperti dilansir dari Express UK.
Ini bisa berarti hati Anda tidak berfungsi.Urin gelap dan tinja pucat juga bisa berarti hal yang sama. Menurut Mayo Clinic, warna urin bervariasi berdasarkan seberapa banyak Anda minum, tetapi warna yang lebih tidak biasa harus menjadi perhatian.
“Warna urin normal bervariasi, tergantung pada seberapa banyak air yang Anda minum. Cairan mengencerkan pigmen kuning dalam urin, jadi semakin banyak Anda minum, semakin jernih urin Anda.
Ketika Anda minum lebih sedikit, warnanya menjadi lebih pekat. Dehidrasi yang parah bisa menghasilkan urin berwarna kuning kecokelatan.
"Tapi urin bisa berubah warna jauh melampaui normal, termasuk merah, biru, hijau, coklat tua dan putih keruh."
Ini menjelaskan: “Pigmen dan senyawa lain dalam makanan dan obat-obatan tertentu dapat mengubah warna urin Anda.
Bit, beri, dan kacang fava adalah makanan yang paling mungkin memengaruhi warna. Banyak obat bebas dan resep memberikan warna urin yang jelas, seperti merah, kuning atau biru kehijauan.
Warna urin yang tidak biasa bisa menjadi tanda penyakit. Misalnya, urin berwarna merah tua hingga cokelat merupakan ciri khas porfiria, kelainan langka yang diturunkan dari sel darah merah.”
Baca Juga: Pembunuh Wartawan Ditangkap, Diduga Pelaku Tak Terima Ditegur Seusai Buang Air Kecil
Tanda-tanda lain dari masalah hati termasuk:
Kulit dan mata yang tampak kekuningan (jaundice)
- Sakit perut dan bengkak
- Bengkak di kaki dan pergelangan kaki
- Kulit yang gatal
- Kelelahan kronis
- Mual atau muntah
- Kehilangan selera makan
- Kecenderungan mudah memar.
Mayo Clinic merekomendasikan untuk menemui dokter jika Anda memiliki kekhawatiran tentang gejala-gejala ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat