Suara.com - Beberapa kali. kita pasti pernah merasa beser, keinginan untuk buang air kecil terus menerus. Anehnya, ke kamar mandi, urine yang keluar hanya sedikit-sedikit. Ditambah lagi, proses keluarnya urine tak jarang kerap menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman.
Dokter sekaligus kreator konten, dr. Ema Surya Pertiwi, menyebutkan kondisi tersebut sering dikenal dengan nama beser atau dalam bahasa medis dikenal sebagai overacitve bladder.
Dalam video di kanal YouTube-nya, Emasuperr, dokter ini menyebut bahwa beser dapat terjadi karena beberapa faktor, salah satunya makanan dan minuman yang dikonsumsi.
Lalu, apa saja makanan dan minuman yang bisa memicu beser alias overactive bladder? Ini dia:
1. Alkohol, kafein, dan minuman soda
Ketiga jenis minuman di atas bersifat diuretik yang menarik cairan dari dalam tubuh sehingga meningkatkan produksi urine. Hal ini yang membbuat kandung kemih menjadi cepat penuh dan muncul rasa ingin buang air kecil.
2. Makanan asam
Makanan asam seperti jeruk, tomat, apel, strawberi, nanas, dan lain-lain, dapat meningkatkan risiko iritasi kandung kemih sehingga menyebabkan keinginan seperti ingin buang air kecil terus-menerus.
3. Cokelat
Cokelat bersifat asam dan mengandung kafein, sehingga selain bersifat diuretik, juga meningkatkan risiko iritasi kandung kemih. Makanya, makan cokelat juga dapat menyebabkan seseorang jadi beser.
4. Gula
Makanan yang mengandung gula serta karbohidrat yang tinggi dapat meningkatkan risiko urine menjadi lebih asam. Hal ini dapat mendorong risiko infeksi saluran kemih sehingga muncul rasa ingin buang air kecil lebih sering.
Tidak hanya itu, dr. Ema juga menjelaskan, gula menyediakan nutrisi untuk bakteri yang menyebabkan 75 persen infeksi saluran kemih pada wanita. Terlebih pada orang yang memiliki masalah diabetes melitus, kadar gula darah terlalu tinggi juga akan meningkatkan keinginan untuk buang air kecil.
Baca Juga: Warna Urine Jernih Belum Tentu Tanda Hidrasi Tubuh Baik, Ini Sebabnya!
5. Pemanis buatan
Pemanis buatan juga bisa menjadi faktor seseorang mengalami infeksi kandung kemih, terutama pada orang yang sensitif. Pada orang yang sudah memiliki infeksi kandung kemih, pemanis buatan bisa membuat infeksi semakin buruk. Beberapa pemanis buatan di antaranya aspartam, maltodectrin, dan lain-lain.
6. Makanan pedas
Makanan pedas mengandung capsaicin yang dapat mengiritasi lapisan kandung kemih. Hal ini yang memunculkan rasa nyeri pada kandung kemih seseorang. Oleh karena itu, ketika seseorang mengalami rasa ingin buang air kecil disertai nyeri terus-menerus, disarankan untuk berhenti konsumsi makanan pedas sejenak. Usahakan tunggu hingga gejala yang muncul berkurang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!