Suara.com - Hotman Paris mengalami keracunan obat karena mengonsumsi terlalu banyak jenis obat. Ia pun dilarikan ke UGD Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (9/8/2022).
"Nih, matanya bengkak tuh. Keracunan obat, kebanyakan makan obat dan juga ngurus badan," kata Hotman Paris dalam video yang diunggahnya di Instagram.
Kondisi Hotman Paris membaik setelah mendapat perawatan dari rumah sakit.
Keracunan obat dapat terjadi ketika seseorang meminum obat secara berlebihan, maupun saat mereka salah mengombinasikan dua atau lebih obat.
Menurut Alodokter, gejala keracunan obat bisa berbeda pada setiap orang. Itu tergantung pada jenis dan dosis obat yang dikonsumsi, serta kondisi kesehatan pasien ketika mengalaminya.
Gejala keracunan obat juga sering kali berupa efek samping dari obat yang dikonsumsi, namun dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi.
Beberapa tanda keracunan obat antara lain:
- Gangguan pencernaan (seperti mual, muntah atau muntah darah, sakit perut, diare, maupun pendarahan dalam saluran cerna).
- Nyeri dada
- Detak jantung lebih cepat atau berdebar
- Sulit bernapas atau sesak napas
- Pusing atau sakit kepala
- Kejang
- Penurunan kesadaran, bahkan hingga koma
- Kulit atau bibir kebiruan
- Hilang keseimbangan
- Kebingungan atau gelisah
- Halusinasi
Penanganan keracunan obat perlu dilakukan oleh dokter. Sebab, sering kali pasien membutuhkan rawat inap agar kondisinya bisa terus dipantau.
Baca Juga: Hotman Paris Keracunan Obat hingga Dilarikan ke UGD, Apa Penyebabnya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini