Suara.com - Sering kali ketika memiliki sepatu yang sangat digemari seseorang rela memakainnya meskipun sudah sempit. Biasanya mereka tidak peduli rasa sakit yang timbul demi penampilan yang menarik.
Padahal, menggunakan sepatu yang sempit sendiri memberikan dampak buruk bagi kesehatan fisiknya. Selain itu, tidak jarang juga akibat menggunakan sepatu yang sempit tersebut seseorang mengalami lecet pada kakinya.
Selain beberapa hal tersebut, melansir laman Activefootstore, berikut merupakan berbagai dampak negatif dari menggunakan sepatu yang sempit.
1. Sakit pada bagian kaki
Salah satu dampak utama dari penggunaan sepatu yang terlalu sempit sendiri yaitu rasa sakit pada bagian kaki. Sepatu yang sempit akan menekan kaki dan jari-jari sehingga menimbulkan rasa sakit. Selain itu, penggunaan sepatu yang sempit juga memberikan rasa tidak nyaman saat dikenakan.
2. Deformasi kaki (perubahan bentuk atau kelainan)
Ketika mengenakan sepatu yang sempit dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami deformasi kaki. Perlu diketahui, deformasi kaki sendiri merupakbenjolan tulang yang menyakitkan yang terbentuk pada sendi di pangkal jempol kakian perubahan bentuk kaki akibat tekanan lingkungan. Kondisi deformasi ini terdiri dari berbagai hal di antaranya:
- Kapalan, yaitu kondisi kulit keras dan menebal akibat gesekan terus menerus. Kondisi ini juga memberikan tidak nyaman, dan terkadang disertai rasa sakit.
- Bunion, yaitu benjolan tulang yang menyakitkan. Kondisi ini terbentuk pada sendi di pangkal jempol kaki. Kondisi ini juga menyebabkan bagian jempol kaki tertarik ke dalam sehingga menimbulkan rasa sakit.
- Toenail clubbing, yaitu kondisi ujung jari kaki menonjol dan kuku melengkung, membentuk sudut yang lebih tajam.
- Jari kaki palu, yaitu kondisi jari yang menggulung atau menekuk akibat tekanan pada sepatu.
3. Kuku kaki tumbuh ke dalam
Sepatu yang sempit akan memberikan tekanan pada jari dan kuku kaki. Hal ini rupanya dapat mendorong kuku kaki tumbuh ke dalam. Kondisi ini juga bisa menyebabkan peradangan dan infeksi pada seseorang.
Baca Juga: Unik, Sepatu Ini Terbuat dari Kulit Durian, Jambret Auto Kabur Lihat Penampakkannya
4. Hematon Subungual
Kondisi yang satu ini menyebabkan cedera yang merusak pembuluh darah terbuka di bawah kuku. Kondisi tersebut juga yang menyebabkan pengumpulan darah di satu tempat sehingga menimbulkan rasa sakit.
5. Metatarsalgia
Kondisi ini menyebabkan kaki mengalami radang dan nyeri ketika digunakan untuk jalan, lari, dan melompat. Selain itu, kondiis ini juga menimbulkan perasaan tidak nyaman kepada seseorang yang mengalaminya.
6. Nyeri pada bagian tubuh lain
Menggunakan sepatu yang sempit tidak hanya berdampak pada kaki, tetapi bagian tubuh lainnya. Hal ini karena kaki menjadi tumpuan dan terhubung dengan bagian tubuh lainnya. Sepatu yang sempit juga akan membuat bagian pinggul, punggung bawah, serta otot lainnya menjadi tegang. Oleh karena itu, penggunaan sepatu yang sempit memberikan dampak yang buruk bagi tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?