Suara.com - Demam berdarah dengue (DBD) merupakan infeksi virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.
Penyakit ini berbahaya dan dapat memengaruhi sistem kekebalan pasien. Selain minum obat, pasien juga diharuskan menjaga pola makannya untuk membantu masa pemulihan.
Dilansir The Health Site, makanan dan minuman ini sangat direkomendasikan bagi penderita DBD yang sedang dalam masa pemulihan:
1. Air kelapa
Salah satu komplikasi yang dialami pasien BDB adalah dehidrasi, dan air kelapa sangat bagus untuk mengembalikan elektrolit yang hilang.
Air kelapa juga memberi tubuh nutrisi penting sehingga dapat membantu masa pemulihan secara cepat.
2. Telur, ayam, dan ikan
Pasien demam berdarah harus makan makanan yang kaya protein. Makanan yang tinggi protein membantu tubuh pulih dengan cepat.
Makanan ini memberi tubuh jumlah nutrisi yang hilang selama terinfeksi.
Baca Juga: Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Optimalkan Faskes untuk Atasi DBD
3. Delima
Delima adalah buah yang sangat bagus bagi penderita DBD. Buah ini dapat membantu meningkatkan jumlah darah dan karenanya, membantu dalam pemulihan pasien demam berdarah.
4. Makanan kaya vitamin C
Makanan kaya vitamin C seperti jeruk, lemon berfungsi sebagai anti-oksidan, yang sangat bagus untuk tubuh saat pulih dari BDB.
Jeruk memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga baik untuk mengobati gangguan pencernaan.
5. Daun pepaya
Salah satu pengobatan rumahan paling kuno untuk mengobati demam berdarah adalah daun pepaya. Ekstrak dari daun pepaya mengobati demam berdarah dan merupakan salah satu makanan terbaik untuk membantu pasien demam berdarah pulih dengan cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh