Suara.com - Seorang ibu memperingatkan orangtua lainnya, setelah bayinya mengalami retak tulang tengkorak saat ia mengganti popok anaknya.
Ibu itu terkejut ketika hasil pemindaian kepala anaknya memperlihatkan adanya retak tulang tengkorak, yang mana itu terjadi setelah ia mengganti popok anaknya.
Peristiwa ini bermula ketika sang ibu hendak mengganti popok anaknya yang masih 6 bulan dengan posisi tisu ada di balik badannya. Sesaat ketika ia berbalik badan untuk mengambil tisu, anaknya tiba-tiba berguling dengan cepat.
Anaknya yang masih belum kuat, berguling cepat hingga terbentur meja dan jatuh ke lantai marmer. Karena itulah, kepala anaknya terbentur lantai hingga mengalami retak tulang tengkorak.
Secara medis, bayi memang sudah bisa berguling sejak usia 3hingga 4 bulan dan mulai lihat bergulis pada usia 7 bulan.
Karena peristiwa itu, NHS menyarankan orangtua untuk mengganti popok bayi di atas matras untuk mencegah bayi terjatuh ke lantai.
"Jika Anda memang harus mengganti popok bayi di tempat tidur atau meja khusus untuk mengganti popok, awasi bayi Anda setiap saat," jelas NHS dikutip dari The Sun.
Karena, bayi yang terjatuh dari ketinggian yang lebih dari 2 kali tinggi badannya pasti akan mengalami cedera dan butuh perhatian medis.
“Jatuh dari ketinggian dua kali lipat tinggi anak menempatkan mereka pada risiko cedera kepala sedang hingga parah," jelasnya.
Baca Juga: Mungkinkah Virus Cacar Monyet Menular Lewat Pakaian? Ini Faktanya!
Pada kasus bayi 6 bulan ini, dokter hanya menemukan fraktur 5 cm di tulang tengkoraknya. Untungnya, tidak ada pendarahan atau kerusakan otak yang jelas.
Meskipun anak mungkin terlihat baik-baik setelah terjauh dari ketinggian, Anda perlu tahu bahwa gejala tulang retak atau cedera memang tidak langsung muncul.
Jadi, lebih baik perhatikan kondisi anak setelah terjatuh dan waspadai setiap gejala yang muncul.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien