Suara.com - Sebuah studi yang terbit di Journal of Sexual Medicine edisi bulan ini menunjukkan seorang profesor ilmu saraf di Universitas Charles di Praha telah mengidentifikasi tiga cara wanita orgasme.
Profesor James Pfaus yang juga dikenal sebagai 'ilmuwan vagina' ini memimpin penelitian yang merekrut 54 wanita. Mereka diminta untuk masturbasi hingga mencapai klimaks menggunakan vibrator, lapor New York Post.
Mainan seks ini menampilkan sensor di setiap sisinya, yang dirancang untuk mendeteksi kekuatan kontraksi dasar panggul, yang menginduksi orgasme.
Setelah menganalisis hasilnya, Pfaus menemukan bahwa otot-otot vagina bergerak dalam tiga cara berbeda, yakni:
- Orgasme paling umum yang disebut 'gelombang' atau 'the wave', di mana wanita mencapai klimaks melalui gelombang ketegangan dan pelepasan melalui otot dasar panggul.
- Orgasme kedua dinamai 'an avalanche', di mana wanita mengalami orgasme ketika ada ketegangan yang lebih tinggi di dasar panggul, lalu tiba-tiba turun saat mereka klimaks.
- Orgasme ketiga adalah 'gunung berapi' atau 'volcano', ketika dasar panggul tetap stabil pada ketegangan yang rendah sebelum tiba-tiba 'meledak' saat klimaks.
Penelitian lain yang terbit di jurnal Social Psychological and Personality Science bulan Januari menemukan banyak wanita memalsukan orgasme mereka untuk melindungi ego laki-laki.
Namun, para ilmuwan di sini menemukan bahwa 11 wanita benar-benar mengalami 'gunung berapi', 17 mengalami 'an avalanche', dan 26 mengalami 'gelombang'.
Dalam sebuah pernyataan, Pfaus mengatakan dia dan rekan-rekan sedang melakukan studi secara terpisah dalam skala yang lebih besar dan jangka waktu yang lebih lama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi