Suara.com - Paru-paru merupakan organ yang sangat penting bagi tubuh. Organ yang satu ini menjadi tempat bertukarnya oksigen dengan karbon dioksida. Oleh karena itu paru-paru sangat berperan penting pada pernapasan.
Tidak hanya itu, paru-paru juga memengaruhi sirkulasi darah pada tubuh manusia. Oleh karena itu, jika terjadi gangguan pada organ tersebut akan sangat memengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Paru-paru yang mengalami gangguan ini sendiri dapat dikenali dengan gejala-gejala yang dialaminya.
Dokter sekaligus Konten Kreator, dr. Ema Surya Pertiwi melalui video unggahannya mengungkapkan beberapa tanda bahwa paru-paru sedang dalam kondisi berbahaya. Beberapa tanda tersebut di antaranya;
1. Batuk Sepanjang Hari
Batuk sendiri merupakan hal yang sering terjadi dan dianggap wajar. Apalagi banyak penyakit yang memiliki gejala batuk. Namun, batuk sering kali dihubungkan dengan adanya masalah pada paru apalagi jika batuk tersebut dialami sepanjang hari.
Menurut dr. Ema, batuk dialami lebih dari delapan minggu, hal tersebut dapat menandakan adanya indikasi masalah pada paru-paru.
Beberapa penyakit tersebut bisa juga TBC maupun kanker paru-paru. Oleh karena itu, jika berlebihan diharapkan untuk konsultasi dengan dokter.
2. Batuk Darah
Batuk mengeluarkan darah harus diwaspadai. Darah saat batuk dapat menjadi tanda adanya luka di saluran pernapasan. Oleh karena itu, batuk mengeluarkan darah dapat menjadi tanda adanya sakit pernapasan yang harus diwaspadai.
3. Sesak Napas
Ketika mengalami nyeri dada serta napas yang pendek dapat menjadi tanda adanya gangguan paru. Selain itu, biasanya seseorang juga akan merasa sulit atau adanya hambatan saat ingin menghirup napas.
Berdasarkan penjelasan dr. Ema, kondisi tersebut biasanya diikuti rasa sesak saat bergerak serta nyeri pada area bawah punggung dapat menjadi tanda paru-paru dalam bahaya.
Baca Juga: Organ Babi Bisa Dihidupkan Kembali Usai Beberapa Jam Mati
4. Suara Serak dan Hilang Tiba-tiba
Suara serak dan hilang secara mendadak tidak bisa dianggap remeh. Kondisi ini dapat menjadi tanda gangguan pada paru. Suara serak dan hilang juga menjadi tanda adanya peradangan pada pita suara.
Hilangnya suara tersebut bisa disebabkan infeksi bakteri, kanker, atau masalah pada saraf pita suara akibat gangguan pernapasan.
5. Suara Mengi saat Bernapas
Sering kali pada beberapa orang saat bernapas muncul suara siul atau ngorok dari dalam tubuh. Hal tersebut terjadi karena adanya hambatan pada saluran napas. Kondisi ini sendiri bisa menjadi tanda paru-paru yang mengalami gangguan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma