Kondisi ini juga bisa menjadi tanda penyakit tangan, kaki, dan mulut serta kondisi lain yang menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan, seperti penyakit celiac, Crohn atau kolitis ulserativa.
4. Bau mulut
Bau mulut bisa disebabkan oleh pola makan yang buruk, kebersihan mulut yang buruk, penyakit periodontal, kerusakan gigi atau penyakit.
Penyebab umumnya adalah refluks asam. Kelebihan berat badan, stres, merokok, makan terlalu cepat, makan dalam porsi besar, minum alkohol, konsumsi makanan pedas atau berlemak dan minum obat tertentu dapat meningkatkan risiko refluks asam dan bau mulut
5. Pecah-pecah atau retak di sudut mulut
Retak di sudut mulut akan menyakitkan. Kondisi ini bisa jadi karena kondisi angular cheilitis. Kondisi ini bisa terjadi karena tingkat nutrisi yang rendah, seperti beberapa vitamin B, zat besi dan seng.
“Orang dengan gangguan pencernaan inflamasi, seperti penyakit celiac, Crohn atau kolitis ulserativa, yang mempengaruhi penyerapan nutrisi, berada pada risiko yang lebih besar," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI