Suara.com - Salah satu makanan yang memiliki kandungan nutrisi padat adalah telur. Berbagai jenis telur memiliki nutrisinya masing-masing, serta risikonya. Mari kali ini berbicara mengenai manfaat telur ayam kampung, jenis telur ayam yang memiliki harga cukup tinggi di pasar.
Konsumsi telur ayam kampung juga ternyata relatif tinggi, meski keberadaan telur lain di pasar juga tersedia. Telur ayam kampung dipercaya memiliki nutrisi yang lebih alami, sebab berasal dari ayam yang tidak diberikan makanan terprogram.
Berikut manfaat telur ayam kampung untuk Anda.
1. Membantu Menstabilkan Kolesterol
Kandungan omega-3 yang dimilikinya dapat membantu menurunkan kadar trigliserida yang merupakan komponen kolesterol jahat di dalam tubuh manusia. Meski memang terdapat pula kandungnya ini di dalam telur ayam kampung, namun manfaat yang dibawa oleh kombinasi omega-3 dan berbagai nutrisi lain dinilai lebih menguntungkan dan menyehatkan untuk urusan kolesterol.
2. Menyehatkan untuk Mata
Telur jenis ini juga mengandung kaya antioksidan, berupa lutein dan zeaxanthin. Antioksidan jenis ini sangat berguna untuk menjaga kesehatan bagian mata. Risiko katarak dan penyakit degeneratif lain dapat ditekan, sehingga mata senantiasa sehat hingga hari tua.
3. Pencegahan Kanker
Bagian kuning telur ayam kampung mentah memiliki kandungan asam amino triptofan, dan tripsin. Keduanya dapat membantu mencegah risiko terjadinya kanker, sehingga menjaga daya tahan tubuh tetap kuat dan bugar sepanjang waktu.
Baca Juga: Kerap Difitnah Makanan Pemicu Penyakit, Ini Dia Manfaat Mengkonsumsi Jeroan
4. Kaya Beta Karoten
Jelas kandungannya ini memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh karena akan dikonversi oleh sistem pencernaan menjadi vitamin A. Mulai dari peningkatan daya tahan tubuh, mengurangi risiko kanker, mencegah jerawat, menjaga asam reproduksi, menjaga kesehatan tulang, hingga menjaga kesehatan mata.
5. Pembentukan Massa Otot
Menjadi sumber protein yang baik, manfaat telur ayam kampung selanjutnya adalah untuk meningkatkan massa otot. Manfaat ini juga datang dari adanya kandungan asam amino esensial yang ada, sehingga baik untuk membantu program diet dan pembentukan bentuk tubuh.
6. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Karena dapat membantu mengubah struktur kolesterol jahat di dalam tubuh, maka konsumsi telur ayam kampung juga membawa manfaat untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Dengan rendahnya kadar kolesterol jahat di dalam tubuh, risiko penyakit kronis ini dapat ditekan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?