Suara.com - Luna Maya sempat dilarikan ke rumah sakit setelah membuat video kolaborasi dengan Bobon Santoso dengan makan keripik pedas Paqui asal Amerika.
Mulanya, Luna Mayu langsung batuk-batuk ketika baru makan segigit Paqui. Tetapi, ia ingin terus menerima tantangan dari Bobon Santoso untuk makan Paqui yang sudah dicampur adonan telur dadar.
Setelah itu, Luna Maya mulai merasakan pedas yang tak terbayangkan. Bahkan, penyakit asma yang diderita Luna Maya langsung kambuh setelah tersedak.
Luna Maya pun langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans ketika mulai merasakan kesakitan dan kesulitan bernapas.
"Gue minta maaf buat Luna Maya. Maaf Kak Luna. Kak Luna, maaf ya Kak Luna. Udah dulu video kali ini. Gue minta maaf buat Luna Maya. Semoga nggak terjadi apa-apa," ujar Bobon Santoso yang hanya dijawab Luna Maya dengan erangan kesakitan melalui kanal YouTube pribadinya.
Dilansir dari Alodokter, sesak napas setelah mengonsumsi makanan pedas mungkin disebabkan oleh sakit maag. Sakit maag disebabkan oleh asam lambung dan biasanya memiliki gejala nyeri ulu hati. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:
- Terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas dan berminyak, kafein, soda dan cokelat
- Peningkatan asam lambung akibat stres atau kecemasan
- Infeksi helicobacter pylori
- Makan terlalu banyak dan cepat
- Berat badan berlebihan
- Merokok
- Penggunaan obat golongan OAINS (Obat Anti Inflamasi Non-Steroid)
Ada pula kondisi lain yang bisa menyebabkan kesulitan bernapas setelah makan, seperti:
- Reaksi alergi terhadap makanan
- Asma
- Gangguan pada paru-paru
- Gangguan pada jantung
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?