Suara.com - Baru-baru ini Luna Maya dikabarkan dilarikan ke rumah sakit karena penyakit asma yang ia derita kambuh. Dalam video yang beredar, Luna Maya terlihat memegang perut dan kesakita.
Kejadian itu terjanya bermula saat Luna Maya berkolaborasi dengan Bobon Santoso. Luna Maya ditantang makan Paqui asal Amerika yang juga dicoba Irfan Hakim dan Tanboy Kun.
Mulanya ia hanya makan segigit keping Paqui. Tapi ia langsung batuk, dan tetap menerima tantangan lain. Setelah mencoba telur dadar dicampur Paqui, Luna Maya merasakan pedas yang tak terbayangkan. Hal itu yang membuat penyakit asma yang diderita Luna Maya kambuh.
Dilansir dari Healthline, asma adalah suatu kondisi yang membuat paru-paru meradang dan membuat sulit bernapas. Ini dapat mempengaruhi orang dewasa dan anak-anak dalam berbagai bentuk dan tingkat keparahan yang berbeda.
Ketika gejala asma semakin memburuk, itu dikenal sebagai eksaserbasi, atau serangan asma. Situasi itu menjadi semakin sulit bernapas karena saluran udara membengkak dan saluran bronkial menyempit.
Gejala eksaserbasi mungkin termasuk:
- hiperventilasi
- batuk
- mengi
- sesak napas
- peningkatan denyut jantung
- agitasi
- kebingungan
- bibir biru
Meskipun eksaserbasi dapat berakhir dengan cepat tanpa obat, harus menghubungi dokter karena dapat mengancam jiwa.
Semakin lama eksaserbasi berlanjut, semakin dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk bernapas. Itu sebabnya eksaserbasi sering membutuhkan perjalanan ke ruang gawat darurat.
Eksaserbasi dapat dicegah dengan minum obat yang membantu mengelola gejala asma Anda.
Baca Juga: Habis Makan Kripik Pedas, Ini Penyebab Luna Maya Kesulitan Bernapas
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?