News / Nasional
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:06 WIB
Menag Nasaruddin Umar masusk bursa Ketum PBNU. [Dok. Kemenag]
Baca 10 detik
  • Sekjen PBNU Gus Ipul menanggapi kemunculan nama Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam bursa calon Ketua Umum pada Muktamar ke-35.
  • Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh aturan terkait syarat jabatan dan pencalonan sepenuhnya bergantung pada keputusan para peserta Muktamar mendatang.
  • Sejumlah nama tokoh potensial telah muncul dalam bursa calon Ketua Umum PBNU termasuk KH Yahya Cholil Staquf serta Nasaruddin Umar.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, menanggapi munculnya nama Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam bursa calon ketua umum (caketum) PBNU menjelang Muktamar NU ke-35.

Terkait disebut adanya aturan internal yang melarang rangkap jabatan, Gus Ipul menegaskan, bahwa keputusan akhir berada di tangan para peserta Muktamar atau Muktamirin.

"Nah itu tergantung Muktamirin ya. Ketentuannya sudah ada, ya kemudian apakah ketentuan itu akan diubah atau diteruskan itu semua tergantung Muktamirin," kata Gus Ipul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

"Kemudian ketentuan itu akan diterapkan pada Muktamar ini atau pada Muktamar yang akan datang itu semua tentu tergantung Muktamirin," katanya menambahkan.

Gus Ipul menjelaskan, bahwa regulasi mengenai tata cara pencalonan dan syarat jabatan sebenarnya sudah disepakati pada Muktamar sebelumnya di Lampung.

Namun, ia tidak menutup kemungkinan adanya dinamika baru dalam Muktamar mendatang.

"Tapi kita tahu bahwa semua aturan-aturan telah disepakati di dalam Muktamar Lampung ya pada lima tahun yang lalu. Nah ke depan seperti apa ya kita belum tahu persis tetapi Jam'iyah Nahdlatul Ulama memberikan kesempatan kepada siapapun untuk bisa memimpin NU di masa yang akan datang," katanya.

Sebelumnya, Gus Ipul memberikan keterangan terkait persiapan serta bursa calon Ketua Umum jelang pelaksanaan Muktamar ke-35 PBNU.

Gus Ipul menyampaikan, bahwa kekinian panitia tengah bekerja keras memastikan agenda besar tersebut dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga: Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!

Ia juga menekankan bahwa Nahdlatul Ulama adalah organisasi yang terbuka dan memiliki banyak kader potensial untuk memimpin di masa depan.

Saat ditanya mengenai siapa saja nama-nama yang mulai mengerucut dalam bursa calon Ketua Umum PBNU, Gus Ipul membeberkan sejumlah tokoh yang mulai santer diperbincangkan.

Nama-nama tersebut mencakup tokoh-tokoh dari jajaran PBNU saat ini, pimpinan wilayah, hingga tokoh akademisi dan ulama terkemuka.

"Ya saya kira udah banyak nama-nama ya di antaranya ada Kyai Zulfa Mustofa, ada Gus Yusuf Chudlori, ada Gus Salam Shohib, ya ada juga Gus Kikin ya Ketua PWNU Jawa Timur dan ada juga Prof Nasaruddin Umar," ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul juga menyebutkan bahwa nama Ketua Umum PBNU saat ini, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, tetap masuk dalam radar bursa calon tersebut.

Load More