Suara.com - Update Covid-19 global hari ini mengabarkan Kanada yang sudah mulai memberikan vaksin dosis ketiga atau vaksin booster untuk anak usia 5 hingga 11 tahun.
Data Worldometers, Sabtu (20/8/2022) mencatat infeksi baru masih bertambah 737 ribu kasus baru sehari, 1.903 orang yang baru saja meninggal dunia.
Kini total yang sudah terinfeksi ada 599 juta orang dan 6,4 juta diantaranya meninggal dunia. Jumlah orang yang bisa menularkan virus atau kasus aktif tercatat masih ada 19,5 juta orang.
Mengutip Global News, untuk pertama kalinya Kanada menyetujui semua anak usia 5 hingga 11 tahun untuk disuntik vaksin Covid-19 Pfizer sebagai booster.
Hal ini dilakukan karena seluruh anak di Kanada sedang bersiap memasuki tahun ajaran baru, dan mereka mulai masuk ke sekolah tatap muka.
Adapun anak yang boleh mendapatkan vaksin booster ini, syaratnya minimal sudah 6 bulan sejak mereka menyelesaikan vaksin dosis kedua.
Aturan ini ditetapkan berdasarkan rekomendasi Komite Penasihat Nasional untuk Imunisasi (NACI) pada Jumat, 19 Agustus 2022.
Rekomendasi vaksin booster ini akan diutamakan untuk anak dengan penyakit penyerta atau penyakit komorbiditas atau gangguan kekebalan tubuh.
Jumlah sosis yang diberikan yaitu 10 mcg vaksin Pfizer-BioNTech yang bisa diberikan dalam jarak 3 bulan hanya dengan syarat memperhitungkan risiko adanya peningkatan kasus Covid-19 di masyarakat.
Baca Juga: Peringatan Hari Anak Nasional 2022 di Madiun
Meskipun disebutkan, jarak yang lama bisa menghasilkan sistem kekebalan tubuh lebih kuat.
"Dosis booster ini memberikan pilihan bagus untuk melindungi kelompok usia ini, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit parah," ujar Kepala Petugas Kesehatan Masyarakat Kanada, Dr. Theresa Tam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar