Suara.com - Sampo merupakan salah satu produk perawatan tubuh yang mengandung beberapa bahan kimia. Ahli bedah plastik dari New Jersey, Alexander Dane, mengatakan ada beberapa bahan kimia yang bisa berbahaya bagi tubuh.
Menurutnya, sebagian besar produk sampo mengandung 20 hingga 30 bahan kimia sintetis yang dilarang di sejumlah negara.
"Seringkali Anda melihat 20 hingga 30 bahan yang terdaftar, kebanyakan dari bahan tersebut adalah sintetis dengan banyak bahan kimia yang sebenarnya dilarang di negara lain," kata Dane, dikutip dari Insider.
Ia menjelaskan beberapa bahan kimia tersebut meliputi:
1. Sulfat
Ini adalah zat yang menimbulkan busa dalam produk perawatan rambut yang menghilangkan minyak dan pewarna alami rambut, dan dapat menyebabkan iritasi.
2. Triclosan
Bahan kimia ini digunakan untuk memperpanjang masa simpan dalam produk anti bakteri, yang dapat menganggu hormon tubuh dan kemungkinan terkait dengan kanker serta masalah reproduksi.
3. Paraben
Baca Juga: Hati-Hati, Bahan Kimia pada Barang-Barang Ini Bisa Picu Kanker Hati, Apa Saja?
Bahan kimia ini dapat menghilangkan warna rambut, kekeringan, serta iritasi pada kulit kepala.
Saat ini, peneliti sedang mempelajari efek paraben pada kanker payudara.
4. Benzene
Ini adalah karsinogen manusia. Bahan pernah digunakan dalam produk sampo Procter & Gamble pada 2021, dan telah ditarik dari peredaran.
5. Formaldehida
Dinilai sebagai zat karsinogenik lain yang hingga kini masih digunakan di beberapa produk sampo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini