Suara.com - Vape atau rokok elektrik sering dianggap sebagai alternatif rokok karena diklaim tidak terlalu berbahaya.
Namun, baru-baru ini para penggunanya mengeluh perangkat mereka membuat mereka kelelahan, mengaburkan penglihatan mereka atau membuat mereka sembelit, kata pengawas obat-obatan.
Dikutip dari The Sun, pengawas obat-obatan menerima sekitar 200 laporan dari orang yang menderita 556 efek samping yang berbeda selama tiga tahun terakhir.
Satu pengguna mengeluhkan masalah pendengaran, sementara yang lain mengklaim gadget meninggalkan suara berdenging di telinga mereka.
Badan Pengawas Produk Obat dan Kesehatan mengatakan keluhan yang paling sering adalah batuk, cegukan, sakit tenggorokan atau suara serak, dan mengi.
Masalah yang lebih aneh termasuk dua laporan vertigo – di mana ruangan berputar – dan tiga penglihatan kabur atau mata berkaca-kaca.
Salah satunya mengatakan mereka lelah dengan perangkat mereka. Yang lain mengatakan vaping membuat mereka merasa malas.
Sekitar tiga juta orang di Inggris menggunakan rokok elektrik.
John Dunne, bos Asosiasi Industri Vaping Inggris, mengatakan perangkat itu jauh lebih berbahaya daripada merokok.
Baca Juga: Asosiasi Vape Minta Pemerintah Lindungi Industri Produk Tembakau Alternatif
Dia menambahkan: "Sudah umum diketahui bahwa perokok dewasa yang beralih dari merokok berpotensi mengalami efek samping saat tubuh mereka menyesuaikan diri."
Pengawas mengatakan: "Melaporkan reaksi tidak berarti itu disebabkan oleh rokok elektrik."
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien