Suara.com - Pole dance atau tari tiang merupakan olahraga yang digemari banyak orang, termasuk artis Prilly Latuconsina. Bintang sinetron Ganteng Ganteng Serigala ini memang beberapa kali membagikan momen dirinya yang melakukan pole dance.
Baru-baru ini, melalui akun instagram pribadinya, Prilly mengunggah foto dirinya yang sedang melakukan olahraga pole dance. Dalam foto unggahannya sendiri Prilly juga menunjukkan kemampuan yang sedang melakukan gerakan pole dance team tersebut.
"Bahagia banget bisa kembali ke sini! #poledance," tulis Prilly Latuconsina dalam bahasa Inggris, Rabu (24/8/2022).
Artis kelahiran 1996 ini memang sudah lama tidak membagikan aktivitas tersebut. Oleh karena itu ia mengaku senang bisa melakukan olahraga pole dance.
Tidak hanya itu, dalam foto kedua Prilly juga membagikan kakinya yang berwarna merah dan lecet akibat gesekan tiang selama melakukan pole dance. Terlihat kakinya cukup memar karena digunakan sebagai tumpuan.
Namun, rupanya olahraga yang dilalukan oleh Prilly ini memberikan berbagai macam manfaat yang baik untuk tubuh.
Mengutip Hellosehat, Pole dance tergolong sebagai latihan intensitas tinggi. Oleh karena itu, olahraga yang satu ini efektif membakar kalori karena menggabungkan latihan kardio, kekuatan, dan kontraksi otot isometrik yang baik untuk tubuh.
Pole dance juga rupanya memberikan berbagai manfaat lainnya, di antaranya sebagai berikut.
1. Mengatasi sakit atau nyeri kronis
Baca Juga: Kaki Sampai Lecet, Totalitas Prilly Latuconsina untuk Hobi Pole Dance Tuai Pujian
Gerakan yang dilakukan pada olahraga pole dance rupanya dapat memberikan kekuatan pada bagian atas dan bawah tubuh. Hal ini akan memperkuat otot-otot di dalam tubuh sehingga rasa sakit dan nyeri berkurang.
Pole dance sendiri juga akan membuat tubuh tegap aktif bergerak. Oleh sebab itu, gerakan yang dilakukan pada pole dance akan meregangkan otot-otot tubuh dan mencegah rasa sakit yang muncul.
2. Membangun dan mengencangkan otot
Berdasarkan informasi dari instruktur pole dance di New York, Tracy Traskos mengungkapkan pole dance membutuhkan genggaman tiang, serta kemampuan memanjat uang memerlukan kekuatan otot. Hal tersebut akan membantu membangun dan mengencangkan otot dalam tubuh.
Selain itu, gerakan pada pole dance membantu melatih kelenturan dan daya tahan. Hal ini juga sangat berguna untuk mengencangkan otot-otot tubuh.
3. Meningkatkan kelenturan
Pole dance akan menuntut seseorang melakukan berbagai gerakan yang sulit. Orang yang melakukan pole dance akan diminta membuat badannya meliuk-liuk. Kondisi ini membutuhkan kelenturan tubuh seseorang. Dengan begitu, pole dance juga membantu mengurangi ketegangan pada otot-otot tubuh.
4. Meningkatkan kepercayaan diri
Berita Terkait
-
Prilly Latuconsina Bongkar Jam Kerja Sinetron Dulu: Tak Manusiawi
-
Prilly Latuconsina Beberkan Realita Gelap Syuting Sinetron, Bisa Bikin Peran Dimatikan
-
Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'
-
Kartini Masa Kini: Aksi Nyata Prilly Untuk Lingkungan Berkelanjutan
-
Horor Prilly Latuconsina Meledak! Danur: The Last Chapter Tembus 2 Juta Penonton dalam 10 Hari
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan