Suara.com - Update Covid-19 global mengabarkan Hongkong Open 2022 batal digelar karena pembatasan karantina Covid-19. Hal ini diumumkan langsung Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada Kamis, 1 September 2022.
Data Worldometers, Jumat (2/9/2022) mencatat infeksi baru masih bertambah 535 ribu kasus baru dalam sehari, 1.555 orang yang baru saja meninggal dunia.
Kini total yang sudah terinfeksi ada 608 juta orang dan 6,4 juta diantaranya meninggal dunia. Jumlah orang yang bisa menularkan virus atau kasus aktif tercatat masih ada 17,2 juta orang.
Mengutip Channel News Asia, pembatalan Hongkong Open ini merupakan yang ketiga kalinya, karena wilayah tersebut sedang mengalami situasi yang kompleks akibat Covid-19.
"Asosiasi Bulu Tangkis Hong Kong (HKBA) telah bekerjasama dengan otoritas pemerintah untuk mendapatkan persetujuan khusus agar pembatasan dikurangi bagi peserta acara," ungkap BWF melalui sebuah pernyataan.
"Tapi, karena pembatasan karantina masih diperlukan untuk semua pengunjung luar negeri, HKBA menyimpulkan tidak ada pilihan lain selain membatalkan turnamen," tambah BWF lagi.
Seperti diketahui, Hongkong adalah salah satu kota terakhir di dunia yang masih memberlakukan karantina untuk pendatang luar negeri, tapi karantina di persingkat dari 7 hari menjadi 3 hari.
Tidak hanya Hongkong Open, Macau Open yang dijadwalkan terselenggara pada 1 hingga 6 November 2022 juga telah dibatalkan 3 kali berturut-turut.
Federasi bulu tangkis Makau mengatakan tidak mungkin mereka bisa menjadi tuan rumah, karena pembatasan perjalanan masuk ke wilayah tersebut sebagai langkah kesehatan yang sedang berlangsung.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Mahasiswa Kanada Protes Karena Diwajibkan Vaksinasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik