Suara.com - Nagita Slavina mengungkaokan bahwa kondisi putra keduanya, Rayyanza Malik Ahmad alias Cipung, sempat terlalu kecil saat masih di dalam kandungan. Saat diperiksa, lingkar perut Rayyanza disebut dokter terlalu kecil untuk ukuran janin berusia 36 minggu ketika itu.
Menurut Nagita, kondisi itu terjadi akibat ia terlalu memaksa diri jaga berat badan agar tidak naik drastis.
"Yang terjadi sama aku kemarin, jaga, jaga, ternyata di trisemester ketiga, 36 minggu, pas dicek, ternyata si adek lingkar perutnya kurang, jadi gak naik grafiknya," ungkap Gigi saat berbincang dengan Tasya Kamila, dikutip dari kanal YouTube Bund Lifetainment.
"Jadi kemungkinan aku makannya terlalu sedikit. Jadi agak di boost waktu (minggu) 36 ke 39, jadi makannya agak digenjot," lanjutnya.
Gigi juga menyampaikan bahwa selama kehamilan keduanya, ia lebih rajin lakukan olahraga. Berenang, yoga, juga jalan kaki dilakukannya secara rutin. Diakuinya kalau olahraga saat sudah hamil besar memang melelahkan.
"Capek, sambil nonton Korea gitu 1 jam jalan gak berasa, hamil gede kan," imbuhnya.
Namun bukan hanya untuk menjaga berat badan tidak naik terlalu banyak, Gigi juga dipesankan oleh dokternya kalau tetap aktif berolahraga selama hamil juga bisa mempercepat penyembuhan pasca persalinan.
"Waktu itu dokter aku bilang, mau sesar maupun normal, kalau kita emang rajin exercise itu mempercepat recovery. Kaya perut cepat balik. Tapi balik lagi makannya, ya," ujarnya.
Kekhawatiran tentang berat badan naik selama kehamilan juga dirasakan oleh Tasya Kamila. Mantan penyanyi cilik itu mengaku sempat alami penambahan berat badan berlebihan saat hamil anak pertamanya Arrasya yang kini telah berusia 3 tahun.
Sedangkan untuk kehamilan keduanya ini, Tasya mengaku belum merasakan kenaikan berat badan yang signifikan.
"Belum keliatan juga karena baru aja nih mau masuk trisemester kedua, jadi belum tahu. Biasanya kan naiknya trisemester ketiga," kata Tasya.
Namun, untuk kehamilan keduanya saat ini, Tasya berharap lebih bisa mengontrol kenaikan berat badannya. Selain menjaga pola makan, Tasya mengaku kalau selama kehamilan saat ini lebih rajin lakukan olahraga.
"Dari 13 minggu kemarin sudah mulai ikut yoga, dari mulai pelan-pelan dulu. Ya, namanya juga usaha," ujar Tasya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia