Ilustrasi ibu (Freepik.com/freepic.diller)
Suara.com - Melahirkan jadi momen penting bagi setiap pasangan. Tidak hanya kesehatan ibu yang harus dipersiapkan, saat waktu persalinan tiba juga ada sejumlah barang yang harus dibawa ke rumah sakit sebagai keperluan ibu, bayi, juga ayahnya atau anggota keluarga lain yang menunggu.
Bagi pasangan yang menanti kelahiran anak pertama mungkin masih bingung dengan barang bawaan yang perlu dibawa ke runah sakit. Jangan sampai membawa terlalu banyak sehingga merepotkan diri sendiri atau juga kurang membawa barang penting.
Dokter umum dr. Jeffry Kristiawan membagikan tips daftar barang bawaan yang perlu dibawa selama persalinan, berikut ini:
Barang Bawaan Ibu:
- Dokumen penting. Misalnya KTP, fotokopi kartu keluarga, kartu BPJS atau asuransi lai, buku pemeriksaan kehamilan atau buku Pink.
- Baju ganti. Apabila melahirkan secara normal, biasanya hanya menginap 1-2 hari. Sedangkan persalinan sesar umumnya minimal tiga hari. Dokter Jeffry menyarankan persiapkan bawa baju ganti 6-9 pakaian. Karena bisa jadi ibu mengganti baju dua sampai tiga kali sehari. Cukup bawa baju yang dirasa nyaman digunakan.
- Bra untuk menyusui yang bisa dilepas pasang dengan mudah. Lebih baik juga yang tidak ada kawatnya, sehingga lebih nyaman untuk dipakai dan tidak terlalu menekan payudara.
- Peralatan mandi sudah pasti untuk memberishkan badan selama di rumah sakit.
- Korset biasanya digunakan untuk bantu meredakan nyeri setelah melahirkan. Tetapi lebih baik tanyakan dulu kepada dokter yang menangani apakah penggunaan korset tersebut aman digunakan setelah melahirkan. Menurut dokter Jeffry, ada beberapa dokter yang tidak menyarankan pemakaian korset sesaat setelah melahirkan. Setelah beberapa hari atau beberapa minggu baru diperbolehkan.
- Pembalut karena setelah melahirkan biasanya masih keluar flek. Ibu bisa memakai pembalut biasa seperti saat menstruasi atau pembalut khusus ibu baru melahirkan.
Barang Bawaan Bapak:
- Kartu identitas, seperti KTP.
- Baju ganti minimal untuk 3 hari.
- Perlengkapan tidur, seperti bantal, sarung atau selimut, juga sleeping bag. Barang-barang tersebut perlu dibawa teeutama bila kamar rumah sakit tidak tersedia area istirahat khusus untuk penunggu.
Keperluan Bayi:
- Baju bayi satu set minimal untuk 3 hari. Jadi bisa dengan membawa 6 pasang atau lebih.
- Pampers atau popok kain. Bayi baru lahir biasanya akan buang air besar selama 24 jam pertama setelah lahir. Kemudian, setelahnya bisa 6 sampai 8 kali sehari buang air besar.
- Sarung tangan dan kaos kaki bayi juga penting dibawa agar bayi tidak kedinginan selama di rumah sakit. Selimut bayi juga sangat disarankan untuk dibawa.
- Gendongan biasanya terpakai saat bayi akan dibawa pulang ke rumah. Karena bayi baru lahir juga belum terlalu berat, jadi masih mudah dibawa dengan menggunakan gendongan.
- Perlengkaoan mandi bayi, seperti sabun, handuk juga minyak telon. Tak perlu bawa bedak karena itu tidak direkomendasikan untuk dipakaikan kepada bayi baru lahir. Menurut dokter Jeffry, minyak telon sudah cukup membuat bayi tetap hangat dan aromanya juga bisa menenangkan dia.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya