- Juru Bicara Otorita IKN Troy Harold Yohanes Pantouw meninggal dunia di RS Hermina IKN pada hari Sabtu pukul 14.25 Wita.
- Almarhum ditemukan tidak bernapas di Rusun ASN IKN dan dipastikan tim medis wafat akibat penyebab alami serta riwayat hipertensi.
- Jenazah tokoh kunci pembangunan ibu kota baru tersebut diterbangkan ke Jakarta untuk disemayamkan di rumah duka pada hari Minggu.
Suara.com - Kabar duka datang dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia pada Sabtu setelah dinyatakan wafat oleh tim medis RS Hermina IKN.
Troy mengembuskan napas terakhir di usia pengabdiannya sebagai salah satu pionir pembangunan ibu kota baru.
Ia dinyatakan meninggal pada pukul 14.25 Wita setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.
“Pada pukul 14.25 Wita, dokter memastikan beliau meninggal dunia karena sebab alami,” ujar Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi.
Sebelum kejadian, Troy diketahui masih beraktivitas normal sejak pagi hari.
Ia bahkan dijadwalkan berangkat ke Balikpapan untuk memimpin ibadah, namun tidak merespons panggilan sopirnya menjelang keberangkatan.
Kekhawatiran muncul saat pintu kamar Troy di Rusun ASN IKN tidak mendapat respons.
Setelah pintu dibuka paksa, ia ditemukan terbaring di tempat tidur dalam kondisi tidak bernapas.
Pihak Otorita IKN segera membawanya ke rumah sakit untuk memastikan kondisi medis.
Baca Juga: Purbaya Belum Tahu IKN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun, Tunggu Arahan Prabowo
Namun, hasil pemeriksaan menyatakan Troy telah meninggal dunia tanpa tanda-tanda mencurigakan.
Keluarga menyebut almarhum memiliki riwayat hipertensi dan rutin menjalani pengobatan.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa ia wafat karena penyebab alami.
Jenazah Troy telah diterbangkan ke Jakarta dan dijadwalkan tiba di rumah duka pada Minggu pagi (26/7).
Prosesi penghormatan sebelumnya dilakukan di RS Hermina IKN.
Kepergian Troy meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Otorita IKN.
Ia dikenal sebagai sosok kunci dalam fase awal pembangunan Nusantara.
Sejak 2021, Troy terlibat langsung dalam percepatan pembangunan IKN bersama sejumlah pejabat lainnya.
Ia turut melewati masa sulit ketika kawasan tersebut masih berupa hutan tanpa fasilitas memadai.
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Belum Tahu IKN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun, Tunggu Arahan Prabowo
-
Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global
-
Adu Domba Digital Borneo: Sisi Lain Hoaks Hubungan RI-Malaysia
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kronologi Wafatnya Jubir IKN Troy Pantouw, Berawal dari Panggilan Tak Terjawab
-
Beda Sepeda Gunung Hardtail vs Full Suspension? Ini Kelebihan dan Rekomendasinya
-
Cari HP Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Kamera
-
5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
-
Tantangan Menjaga Cita Rasa Autentik di Tengah Maraknya Tren Fusion Food
-
Ada Film Jaemin dan Jeno NCT, Intip 5 Film Terbaru Akhir Pekan di Bioskop!
-
Dari Angkot hingga MRT: Bagaimana Transportasi Publik Jakarta Menemani Perjalanan Hidupku
-
Pundi-pundi Uang di Piala Presiden 2026, 24 Ribu Tiket Ludes Terjual di Laga Pembuka
-
Pendidikan Masa Depan Butuh Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik, Ini Alasannya
-
Sunscreen Tanpa White Cast Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal untuk Wajah Mulus