Suara.com - Baru-baru ini akun twitter @gandhoyy membuat pernyataan maaf kepada gerai minuman Esteh Indonesia setelah menuliskan cuitan mengenai produk milik perusahaan tersebut.
Diketahui, pemilik akun sempat membuat cuitan jika salah satu produk minuman memiliki rasa yang terlalu manis. Bahkan, ia sempat menuliskan gula yang terdapat di dalam minuman tersebut sekitar 3 kg. Hal tersebut yang membuatnya mendapat somasi dari pihak Esteh Indonesia.
Sementara itu, pihak Esteh Indoensia sempat membuat instagram story tentang kandungan gula dalam minuman tersebut. Instagram story tersebut diunggah kembali oleh akun @ramzyramses di Twitter dan terlihat kandungan gula dalam minuman tersebut sebanyak 31 gram.
Dalam unggahan tersebut, ia juga menuliskan kalau maksimal konsumsi gula setiap harinya seseorang hanya 50 gram. Oleh sebab itu menurutnya 31 gram sudah termasuk tinggi gula. Namun, berapa sebenarnya batas minuman yang dianjurkan?
Mengutip situs Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, berdasarkan Permenkes Nomor 20 Tahun 203, kadar gula, garam, dan lemak memiliki aturannya tersendiri. Untuk gula, dianjurkan hanya mengonsumsi 10 persen dari total energi. Hal ini setara dengan 4 sendok makan atau 50 gram per harinya.
Untuk kadar ini juga sudah disesuaikan agar seseorang tersebut tidak terkena berbagai penyakit yang berbahaya. Gula yang berlebih sendiri juga akan mendorong munculnya penyakit diabetes yang dapat membahayakan nyawa seseorang.
Tidak hanya itu, ketika penyakit tersebut sudah mengarah ke komplikasi, penyakit-penyakit tersebut juga dapat menyerang berbagai organ tubuh seperti jantung, ginjal, serta saraf-saraf tubuh lainnya.
Perlu diketahui, selain gula hal yang juga penting dibatasi yaitu lemak dan garam. Untuk konsumsi garam, setiap orang diperbolehkan mengonsumsi sekitar 2000 mg natrium per harinya. Hal ini setara dengan satu sendok teh garam per hari.
Sementara untuk lemak, setiap orang dianjurkan untuk mengonsumsi 20 hingga 25 persen dari total energi. Hal tersebut setara dengan 702 kkal per harinya. Sama halnya dengan gula, jika konsumsi lemak serta garam berlebih, ini akan menyebabkan berbagai penyakit seperti gangguan kardiovaskular hingga tekanan darah tinggi.
Baca Juga: Profil Haidhar Wurjanto, Pendiri Sekaligus Pemilik Usaha Es Teh Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga