Suara.com - Kesalahan saat membangun otot bisa membuat tubuh impian Anda tidak sesuai harapan. Apa saja yang harus diperhatikan?
Memiliki tubuh berotot yang ideal adalah impian bagi banyak orang. Untuk mendapatkan tubuh ideal sendiri, diperlukan waktu serta usaha keras agar memiliki otot-otot yang baik bagi tubuh.
Meski demikian, tidak bisa dipungkiri beberapa orang sangat ambisius dalam membangun otot-otot dalam tubuhnya. Namun, terkadang dari sisi ambisius tersebut melakukan cara yang salah sehingga proses membangun otot itu tidak maksimal.
Hal ini juga yang membuat latihan serta diet yang dijalani tidak efektif. Melansir Hindustantimes, seorang Praktisi Ayurveda, Nidhi Pandya Bhanshali menuturkan, terdapat beberapa kesalahan yang sering dilakukan orang dalam membangun otot tubuh, di antaranya sebagai berikut.
1. Makan terlalu banyak protein
Protein pada dasarnya memang memberikan dampak baik, terutama dalam membangun massa otot. Namun, terlalu banyak makan protein justru tidak baik bagi tubuh. Protein berlebih, berisiko membuat ginja, hati, serta hormon yang rusak. Oleh sebab itu, menjaga kuantitas protein yang dikonsumsi sangat diperlukan.
2. Makan jenis protein yang salah
Selain porsinya, jenis protein juga sangat berpengaruh pada pembentukan otot. Dikatakan, beberapa protein tertentu, kacang-kacangan, protein shake, dan tahu justru memengaruhi kesehatan usus. Untuk itu, usahakan konsumsi protein yang memang sudah teruji baik dalam pembentukan massa otot.
3. Tidak cukup makan lemak
Baca Juga: Waspada Selama WFH Terkena Gangguan Otot, Kenali Gangguannya yang Sering Dialami Pekerja
Selain protein, lemak juga menjadi hal penting untuk membangun otot. Lemak menjadi bahan bakar untuk memecah protein sehingga otot dalam tubuh dapat terbentuk. Sementara itu, orang yang tidak cukup konsumsi lemak dapat menyebabkan otot dalam tubuhnya menjadi rapuh.
4. Mengernyit dan mendengus saat berolahraga
Mengernyit atau mengerutkan dahi dan mendengus saat berolahraga dapat menurunkan asupan oksigen yang masuk serta pecahnya pembuluh darah dalam tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mempelajari teknik pernapasan yang tepat sehingga dalam proses membangun otot menjadi lebih efektif.
5. Kurangnya istirahat
Untuk membentuk otot memang diperlukan latihan yang intens dan rutin. Namun, di sisi lain istirahat juga menjadi hal yang penting. Dengan beristirahat, ini akan memberikan perbaikan stamina serta ketahanan dalam tubuh.
Untuk itu, penting menjaga waktu istirahat sehingga tubuh tidak terlalu lelah dan proses membangun otot menjadi lebih maksimal.
Berita Terkait
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Cegah Nyeri Otot dan Sendi, Ini Tips Tetap Bugar Selama Puasa
-
7 Merek Vitamin Pemulihan Otot Setelah Lari, Bantu Tubuh Cepat Fit dan Segar
-
Bukan Hanya Milik Lansia, Usia 20-an Juga Bisa Kehilangan Massa Otot
-
Rahasia Gelap di Balik Duduk Terlalu Lama: Dari Otot Menyusut Hingga Mood Ambyar
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia