"Artinya seseorang yang beratnya 100 kilo nggak mungkin kita kasih jantung ke pasien yang 60 kilo, jadi hanya boleh 20 persen. Kalau pasien 60 kilo berarti antara 48 kilo sampai 80 kilo," tuturnya.
4. Sesuai gender
Bila kondisi memungkinkan, donor jantung dari perempuan diutamakan untuk diberikan kepada pasien perempuan. Begitu pula sebaliknya. Meski begitu, menurut dokter Dody, aturan tersebut tidak selalu baku.
"Tapi boleh saja kalau kepepet, tapi lebih baik sesama gender," ujarnya.
5. Usia
Ada batas maksimal untuk pemberi donor jantung. Dokter Dudy menyampaikan bahwa maksimal 55 tahun. Sebab di atas itu dikhawatirkan kondisi jantung sudah tidak optimal. Selain itu, penerima donor jantung juga biasanya dibatasi sampai usia 70 tahun.
Lalu bagaimana cara agar bisa mendonorkan jantung saat meninggal?
Dokter Dudy menyampaikan, saat ini Indonesia belum mempunya mekanisme terkait hal tersebut.
"Kita baru mau bangun sistemnya dan saat ini daftar ke RS Harapan Kita aja dulu. Sebetulnya dari komunitas transplantasi nasional mau dibuat suatu community atau badan untuk hal tersebut. Harusnya sih memang independen dan harus diambil oleh tim kita. Sama seperti di luar negeri dan negara maju itu sudah dipegang oleh suatu badan yang dinaungi," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui