Suara.com - Bbeberapa orang tak sengaja menggunakan lensa kontak atau softlens hingga tertidur. Padahal pakar mengatakan kondisi ini cukup berbahaya karena bisa menyebabkan iritasi mata.
Hal ini diungkap Founder dan CMO Eyelovin, Wella Christie yang mengatakan pakai lensa kontak saat tidur bisa memicu mata kering, ini karena saat tidur selama berjam-jam orang tidak berkedip.
"Kita nggak rekomendasi, karena kalau kita mengedip mata kita kayak dikasih air kalau kita tidur mata kita akan kering," ujar Wella dalam acara peluncuran lensa kontak Selene, Mite Clair Pure Moist di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2022).
Mata kering atau sindrom mata kering adalah kondisi kondisi ketika mata tidak dapat menghasilkan air mata seperti seharusnya, atau saat air mata tidak bekerja dengan baik untuk melumasi mata.
Kondisi mata kering sering menimbulkan rasa tidak nyaman. Dalam beberapa kasus, mata kering juga dapat mempengaruhi kualitas penglihatan.
Inilah sebabnya menurut Wella berdasarkan rekomendasi dokter maksimal softlens digunakan 8 jam sehari, namun jika terpaksa dipakai lebih lama disarankan menggunakan pakai tetes mata khusus, untuk menghidrasi mata.
"Maksimal rekomendasi dokter 8 jam sehari, kalau terpaksa lebih kita selalu rekomendasi cairan untuk menghindari softlensnya itu. Langsung diteteskan khusus untuk tetesan softlens yang dipakai di mata," jelas Wella.
Sementara itu ada juga beberapa cara mengatasi mata kering, bisa dengan mengeluarkan air mata alami dengan cara berkedip. Bisa juga rutin konsumsi asupan asam lemak omega 3.
Baca Juga: Ngeri Banget! Sering Mandi Pakai Softlens Bikin Infeksi, Perempuan Ini Jadi Buta Sebelah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!