Suara.com - Penggunaan softlens atau lensa kontak kini tidak lagi sekedar untuk memperindah semata, tapi juga sebagai alat bantu untuk orang dengan rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi) dan rabun tua (presbiopi).
Tapi sayangnya masih banyak orang Indonesia yang belum tahu cara memakai lensa kontak yang tepat agar tidak iritasi mata, gatal dan kemerahan.
Fenomena ini menurut Founder dan CMO Eyelovin, Wella Christie cukup ironis karena data menunjukan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pemakai softlens terbanyak di dunia.
"Karena sebenarnya Indonesia itu merupakan droplet pengguna softlens tertinggi, tapi sering pakai softlens yang kualitasnya kurang bagus, atau nggak cocok, mereka belum teredukasi. Jadinya udah pakai merek tertentu pasti nggak enak, dan nggak enak juga untuk merek lain," ujar Wella dalam acara peluncuran lensa kontak Selene, Mite Clair Pure Moist di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2022).
Berikut ini cara pakai kontak lensa untuk mata minus agar tidak iritasi dan gatal menurut Wella yang bisa dipraktikkan di rumah:
1. Sebelum Pakai Bersihkan Lensa Kontak
Eits tapi bukan pakai air biasa loh ya, tapi harus pakai air yang memang dikhususkan untuk softlens. Menurut Wella cairan ini serupa handsanitizer untuk membersihkan tangan, sehingga disebut dengan softlens sanitizer.
"Sebelum dipakai ke mata sebaiknya direndam dulu dengan cairan pembersih lensa kontak yang sudah disediakan. Jadi air dalam kemasannya wajib dibuang jangan dipakai ulang lagi," tutur Wella.
2. Ganti Rendaman Lensa Kontak Setiap Hari
Baca Juga: Viral Video 23 Lensa Kontak Tertimbun di Mata Pasien, Ikuti Tips Ini untuk Menghindarinya
Setelah dipakai atau jelang lensa kontak disimpan atau akan dipakai, pastikan yang rendaman diganti setiap hari, tujuannya memastikan alat tersebut tidak terkontaminasi bakteri bekas pemakaian dan sebagainya.
3. Usahakan Tidak Punya Kuku Panjang
Di dalam kuku kerap terperangkap kuman yang bisa mengotori kontak lensa, jadi pastikan cuci tangan lebih dulu sebelum dan sesudah memakai kontak lensa. Jikapun terpaksa memakai kuku panjang atau kuku palsu disarankan menggunakan alat aplikator yang disediakan.
"Kalau kuku panjang kita selalu sarankan untuk pakai alat pasang, kadang ada orang pakai kutek kuku panjang segala macam, itu susahkan, kita juga sediakan alat pasang juga. Kita juga menyediakan alat pasangnya juga," ungkap Wella.
4. Teteskan Cairan untuk Lensa Kontak di Mata
Ada kalanya menggunakan lensa kontak yang berjam-jam, membuat mata terasa perih, kering hingga gatal. Kondisi ini terjadi umumnya karena mata kering, sehingga perlu diteteskan dengan cairan khusus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!