Suara.com - Fitur Parental Control berfungsi untuk mengatur konsumsi penggunaan internet bagi anak di handphone. Tentu saja fitur ini sangat berguna bagi orang tua untuk memonitor tumbuh kembang anak di era digital seperti sekarang ini.
Adapun manfaat dari fitur ini adalah orang tua bisa memonitor waktu anak menggunakan perangkat mereka untuk menghindari pengguna gadget berlebihan.
Orang tua juga bisa memonitor layanan apa saja yang mereka gunakan. Lantas, bagaimana cara setting kontrol anak di ponsel Android?
Cara Setting Kontrol Anak di Ponsel Android
Saat ini ada banyak aplikasi untuk mengaktifkan fitur Kontrol Anak atau Parental Control di ponsel Android, salah satunya adalah aplikasi Parental Control - Screen Time & Location Tracker.
Selain itu, Anda bisa juga mengunduh Google Family Link di Google PlayStore, di mana aplikasi ini akan memandu Anda dalam membuatkan akun khusus untuk anak. Snda tinggal masuk ke laman Google PlayStore, lalu pasang aplikasi-aplikasi tersebut, kemudian aktifkan. Buatlah nomor PIN dan pilih konten mana yang hendak Anda batasi dari anak.
Beberapa ponsel Android juga sudah menyediakan fitur untuk membuat akun kedua, di mana akun ini bisa dibuat khusus untuk anak, sehingga ketika ponsel berubah profil menjadi anak, maka Anda bisa merasa lebih aman.
Jadi, Anda tidak perlu risau anak membuka yang tidak perlu, mengotak-atik foto, pesan teks, chat, berkomentar secara tak sengaja di media sosial Anda misalnya.
Selain itu, Anda juga bisa mengatur Kontrol Anak di Play Store. Caranya, adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Jadi Hadiah Terindah dari Tuhan, Anak Pertama Ello Sudah Lahir!
- Temukan dan ketuk ikon tas belanja putih dengan logo Play berwarna untuk membuka Google Play Store lalu buka menu Settings.
- Ketuk tiga titik pada bagian kiri atas layar, setelah itu ketuk "Settings" dari menu.
- Temukan opsi "Parental Controls" di bawah "User controls", lalu ketuk opsi tersebut dan aktifkan kontrol orang tua dengan mengetuk tombol di bawah "Parental Controls" ke posisi "ON".
- Setelah itu, buatlah PIN yang nantinya akan digunakan untuk mengubah pengaturan Kontrol Anak.
- Lalu masukkan PIN yang Anda inginkan, kemudian ketuk "OK" dan setelah itu silakan ulangi PIN tersebut lalu ketuk "OK".
- Silakan atur pembatasan dengan cara ketuk "Apps & Games" di layar, kemudian pilih rentang umur yang sesuai dari jendela yang muncul. Misalnya, jika Anda memilih rentang usia "3+", maka Google Play akan menunjukkan aplikasi untuk anak usia 3-7 tahun. Tapi jika Anda memilih rentang usia "7+", maka Google pun akan menampilkan aplikasi untuk anak usia 7-12, dan seterusnya.
Perlu diketahui, ponsel Android memungkinkan Anda untuk membuat profil terbatas, yang memungkinkan Anda mengatur akses anak terhadap aplikasi tertentu. Profil terbatas ini hanya tersedia mulai Android 4.2 ke atas.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Mengenal Gejala dan Penyebab Anak Mengalami Stunting, Harus Waspada!
-
Cek Fakta Geger Anak Ferdy Sambo Nekat Akhiri Hidup usai Ayah Divonis Mati, Benarkah?
-
Thoriq Haliintar Dan Fuji Putus, Haji Faisal Tanggapi Perjodohan Dengan El Rumi
-
Anak Ayu Ting Ting Sudah Panggil Daddy ke Boy William, Siap Menikah Tahun Ini?
-
Shelvie Hana Nangis-nangis Minta Ketemu Anak, Mantan Istri Daus Mini Beri Tanggapan Menohok
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat