Dapat dilakukan sambil berdiri
Hasil scan tulang tubuh yang menyeluruh dan real time
Siapa yang memerlukan EOS Imaging?
Meski EOS Imaging dapat dilakukan oleh semua orang, namun metode pemeriksaan ini sangat cocok bagi pasien yang rentan terkena paparan radiasi dalam jumlah tinggi, seperti anak-anak dan orang tua. Ini dikarenakan anak-anak dan orang yang sudah tua memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah, membuat mereka akan lebih lemah terhadap paparan radiasi.
Karena prosesnya yang dapat dilakukan sambil berdiri, EOS Imaging cocok digunakan untuk mendiagnosa pasien dengan masalah postur untuk melihat seberapa parah perubahan postur pada tubuh mereka, seperti:
Skoliosis
Kifosis
permasalahan keseimbangan
bowleg (kaki O) atau knock knee (kaki X)
Baca Juga: Layanan ICIR Eka Hospital Jadi Destinasi Pengobatan Kemoterapi Kanker Darah
displasia pinggul.
Bagaimana Prosedur Penggunaan EOS Imaging di Eka Hospital?
Eka Hospital sudah memiliki mesin EOS 3D yang diberi nama Jose. Pelaksanaan EOS Imaging di Gatam Institute Eka Hospital merupakan metode rontgen tulang canggih menyeluruh mulai dari atas hingga bawah struktur tulang Anda, dan prosesnya pun juga mudah serta tidak memakan waktu lama.
Sebelum proses pengambilan gambar, Anda akan diminta untuk mengganti baju khusus oleh petugas kesehatan. Kemudian Anda akan masuk ke dalam mesin EOS 3D dan dokter akan melakukan scan atau pemindaian pada tubuh Anda hanya dalam beberapa detik. Setelah itu Anda sudah bisa keluar dan mengganti baju Anda kembali.
Hasil gambar yang dihasilkan juga bisa langsung Anda lihat setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan. Ini dikarenakan pemeriksaan EOS Imaging akan langsung menghasilkan gambaran 3D tubuh Anda dan tidak perlu melakukan stitching, atau menyatukan beberapa gambar dari beberapa scan untuk membentuk gambaran satu tubuh karena hanya perlu melakukan scan sebanyak satu kali.
Kelengkapan Teknologi di Gatam Institute Eka Hospital
Pemeriksaan dengan EOS 3D juga belum lengkap dengan kecanggihan teknologi lainnya yang dapat membantu melengkapi proses penanganan masalah tulang yang Anda miliki, salah satu teknologi yang dimiliki Eka Hospital yaitu Robotic Navigation Spine Surgery.
Kehadiran Robotic Navigation Spine Surgery menjadi terobosan di dunia ortopedi dan tulang belakang, karena alat tersebut dapat menangani operasi tulang belakang dengan tingkat akurasi penempatan screws atau implan mencapai 99.9%. Dengan bantuan dari EOS 3D yang dapat memberikan gambaran jelas struktur tulang Anda, dokter dapat menggunakan Robotic Navigation Spine Surgery dan melakukan operasi tulang belakang dengan lancar.
Selain itu, Eka Hospital juga dilengkapi dengan teknologi O-arm yang dapat memberikan gambaran kondisi pasien secara real time juga C-arm 3D yang dapat melakukan rontgen tulang pasien dari berbagai proyeksi (samping, atas, bawah, depan, belakang, dan rekonstruksi 3D), yang langsung dapat dilihat di ruang operasi, serta ProAxis Table, yaitu sebuah meja operasi yang dilengkapi dengan teknologi robot sehingga gerakannya lebih halus dan presisi, meja ini memudahkan dokter melakukan tindakan kepada pasien dan akan mempersingkat waktu di ruang operasi.
Teknologi-teknologi tersebut merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi dalam menangani berbagai permasalahan tulang Anda.
Dr. dr. Luthfi Gatam, Sp.OT (K) Spine
Spesialis Bedah Ortopedi Eka Hospital BSD
Chairman dari Gatam Institute Ortophaedy and Spine Center Eka Hospital Group
Berita Terkait
-
Menjaga Postur Tubuh dengan Tidak Menyimpan Dompet di Saku Belakang Celana
-
Bisa membentuk Postur Tubuh dan Meningkatkan Kualitas Seks, Ini Ternyata Manfaat Pilates
-
Penyakit Parkinson Bisa Memengaruhi Postur Tubuh, Apa Tanda Awalnya?
-
Rutin Olahraga dan Periksa Kesehatan, Kunci Lansia Dapat Postur Tubuh 'Emas'
-
6 Cara Mengatasi Bungkuk di Usia Remaja, Yuk Lebih Peduli pada Postur Tubuh
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus