Suara.com - Ibu hamil memang tidak diwajibkan untuk menjalankan puasa. Meski demikian, ada sejumlah ibu hamil yang masih ingin untuk menjalankan ibadah puasa.
Oleh sebab itu penting untuk selalu berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum melakukan puasa. Selain itu, . Medical Science Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK., juga mengingatkan untuk para ibu hamil yang berpuasa terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan.
"Seperti perbedaan kebutuhan nutrisi harian di setiap trimester bagi ibu hamil dengan pemenuhan nutrisi seimbang yang dibutuhkan yakni karbohidrat kompleks dan serat sekitar 50-60 persen, lemak essensial sekitar 10-20 persen dan protein yang bersumber dari protein hewani sebesar 30 persen," ujar Ray dalam diskusi “Pemenuhan Gizi dan Hidrasi yang Optimal Selama Ramadhan”, Kamis, (13/4/2023), di kawasan Jakarta Pusat.
Dalam hal pemenuhan nutrisi harian, masyarakat juga perlu memperhatikan ukuran kebutuhan gizi harian dari setiap anggota keluarga berdasarkan dari usia, jenis kelamin, tinggi badan, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, dan faktor-faktor lainnya.
“Pola makan yang berubah pada saat berpuasa dan hari raya mendorong tubuh kita melakukan penyesuaian. Orang tua perlu memperhatikan kebutuhan gizi setiap anggota keluarganya dan memberikan nutrisi dengan komposisi yang seimbang dimulai dengan konsumsi protein hewani dan karbohidrat, mencukupi asupan vitamin, mineral dan serat melalui konsumsi buah dan sayur, serta melakukan aktivitas fisik ringan untuk menjaga tubuh tetap fit.”
Sementara itu, Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyediakan kehidupan yang sehat melalui pemberian gizi sebagai pondasi dari kesehatan jangka panjang.
Selain itu mereka juga terus berusaha untuk memberikan yang terbaik dengan memastikan kepuasan konsumen, pelanggan, dan pemangku kepentingan melalui penyediaan produk yang aman, halal, dan sesuai dengan standar yang berlaku.
"Kami juga secara berkesinambungan memberikan edukasi mengenai gizi seimbang dan hidrasi kepada masyarakat baik melalui kanal digital, forum diskusi atau webinar bersama para pakar, hingga acara buka puasa bersama dengan rekan-rekan media dan pegiat media sosial hari ini. Kami berharap materi yang disampaikan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas," kata Arif.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa untuk Wilayah Balikpapan, Samarinda, Bontang 13 April 2023
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19