Suara.com - Heboh seorang siswi SMA kelas X melahirkan di kelas saat sedang mengikuti ujian akhir semester. Peristiwa tersebut terjadi di SMA Negeri 1 Sampang, Jawa Timur, pada Kamis (30/11/2023).
Yang mengejutkan, baik pihak sekolah maupun keluarga tak ada yang mengetahui kalau siswi tersebut sedang hamil. Hal ini lantaran siswi tersebut tidak menunjukkan ciri-ciri fisik kalau dirinya tengah hamil.
Disebutkan pula bahwa siswi tersebut memiliki tubuh gemuk, sehingga tidak terlalu terlihat kalau perutnya membesar karena hamil.
Berita mengenai siswi melahirkan saat ujian ini pun langsung menjadi heboh di media sosial. Netizen kembali menyorot soal mitos hamil di luar nikah membuat janin 'bersembunyi' sehingga tak membuat perut calon ibu membesar seperti kehamilan pada umumnya. Benarkah demikian?
Faktanya, ada banyak alasan yang melatarbelakangi ukuran perut kecil saat hamil. Melansir dari Bellybelly, semua ibu hamil mengalami berbagai bentuk dan ukuran perut yang berbeda-beda.
Dan, ukuran perut ibu hamil ini pun tak berbanding lurus dengan ukuran bayi. Jadi, bisa saja meski ukuran perut ibu hamil kecil, bayinya lahir dalam kondisi cukup berat badannya.
Begitu pula sebaliknya, ukuran perut ibu yang besar tak selalu akan melahirkan bayi berukuran besar pula.
Nah, ternyata, bentuk dan ukuran perut ibu hamil bisa berbeda-beda karena dipengaruhi oleh beberapa hal berikut:
1. Tinggi badan ibu hamil
Ibu hamil yang bertubuh pendek biasanya akan memiliki bentuk perut yang lebih besar, sehingga saat hamil akan terlihat terdorong ke depan.
2. Faktor keturunan
Salah satu hal yang juga memengaruhi perut kecil saat hamil adalah genetik.
3. Kehamilan pertama
Perut kecil saat hamil bisa terjadi pada perempuan yang mengandung anak pertama. Hal ini karena otot perutnya masih kencang, sehingga ukuran perut tidak akan terlalu membesar.
4. Jumlah air ketuban
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien