Suara.com - Cara memasaknya yang praktis serta harganya yang murah meriah, membuat mie instan menjadi makanan favorit di segala suasana, termasuk saat sahur. Kendati demikian, ada baiknya untuk menghindari makan mie instan saat sahur.
Memang, mie instan yang proses pembuatannya tak membutuhkan waktu lama kerap menjadi solusi untuk santap sahur.
Namun tahukah Anda? Mie instan sebenarnya tidak cocok dikonsumsi untuk menu sahur. Hal tersebut dikarenakan bahan pembuatan mie instan itu sendiri.
Merangkum dari laman Healthline, berikut alasan mengapa menu mie instan untuk sahur sebaiknya dihindari.
1. Membuat cepat lapar
Mie instan mengandung kalori yang tinggi, namun sayangnya justru dapat membuat tubuh lebih cepat lapar saat puasa. Di sisi lain, mie instan tidak memiliki cukup gizi untuk membuat tubuh berenergi.
2. Membuat cepat haus
Mie instan terasa begitu lezat karena mengandung natrium atau MSG yang tinggi. Makanan tinggi natrium diketahui membuat kita lebih gampang haus. Selain itu juga bisa menimbulkan sensasi terbakar pada tenggorokan.
3. Menghambat penyerapan nutrisi
Baca Juga: Syekh Ali Jaber Bocorkan Amalan Ringan Sambil Tunggu Azan Subuh, Lebih Moncer dari Baca Al Quran
Dampak buruk lain ketika mengonsumsi mi instan untuk sahur yaitu efek negatif pada proses pencernaan. Hal ini bisa membuat tubuh tidak mampu menyerap nutrisi makanan sehat lain sehingga tubuh terasa lemas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI