Suara.com - Puasa selama bulan Ramadan tidak menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Pekerja kantoran pun dituntut harus tetap produktif, meski dalam kondisi perut kosong. Pada beberapa hari di minggu pertama Ramadan, tubuh mungkin masih perlu adaptasi sehingga kerap merasa lemas selama bekerja.
Dokter Adam Prabata, PhD., menjelaskan bahwa kondisi lemas saat awal-awal berpuasa sebenarnya wajar saja.
”Penurunan semangat ataupun energi, mudah lelah dan kurang fokus, munculnya rasa kantuk, terganggunya stabilitas emosi atau menjadi lebih sensitif dan mudah terpancing, hingga dehidrasi serta lemas bisa saja dialami oleh seseorang saat berpuasa sebagai reaksi tubuh,” kata dr Adam dalam siaran pers Allianz Indonesia.
Tentunya berbagai efek yang muncul itu menjadi tantangan tersendiri bagi karyawan saat harus bekerja untuk mempertahankan produktivitas. Meski begitu, kondisi seperti itu bukan tidak bisa diatasi.
Lebih lanjut, dr. Adam membagikan beberapa tips untuk mengatasi berbagai tantangan bekerja saat puasa.
1. Pilih dan atur makanan serta minuman yang tepat untuk sahur juga berbuka puasa
Pilih makanan yang bergizi seimbang, mencakup karbohidrat kompleks yang mengandung indeks glikemik rendah, protein rendah lemak yang berasal dari daging, ayam, ikan, telur, susu, serta sayur yang mengandung banyak serat dan buah yang mengandung banyak air, vitamin dan mineral untuk mencegah konstipasi.
Hindari minuman yang berkafein seperti kopi, teh, minuman dingin dan minuman bersoda yang akan membuat frekuensi BAK lebih sering hingga meningkatkan risiko dehidrasi. Kurangi makanan dan minuman yang mengandung kadar gula dan kadar garam tinggi karena meningkatkan risiko Hipertensi, Diabetes dan Obesitas.
Kurangi makanan dan minuman yang merangsang lambung seperti makanan pedas, asam, kopi dan makanan berlemak seperti gorengan. Serta jangan makan terlalu cepat dan dalam jumlah banyak. Sebaiknya makan pelan-pelan dan dalam jumlah yang cukup agar perut tidak terasa kembung, begah, dan memicu gerd atau maag.
Baca Juga: 5 Menu Sahur Sehat Agar Tidak Lemas Selama Puasa Ramadhan, Simple Satset Dimasak!
2. Atur waktu minum air putih
Untuk memenuhi kebutuhan cairan saat puasa, diperlukan setidaknya 8 gelas air putih per hari dengan menerapkan pola 2-4-4, yaitu 2 gelas air putih saat berbuka puasa (satu gelas saat adzan Maghrib dan satu gelas menjelang Adzan Isya), 4 gelas air putih pada malam hari (dua gelas saat saat makan malam dan dua gelas sebelum tidur), 2 gelas air putih pada saat sahur (satu gelas saat bangun tidur sebelum sahur dan satu gelas setelah makan sahur).
3. Atur waktu minum obat atau suplemen
Bagi seseorang yang sedang dalam masa pengobatan dan harus mengonsumsi obat ataupun terbiasa rutin konsumsi vitamin atau suplemen setiap harinya, bisa tetap berpuasa Ramadan dengan mengatur waktunya sbb:
- Obat 1x sehari diminum saat sahur
- Obat 2x sehari diminum saat setelah sahur dan setelah buka puasa
- Obat 3x sehari diminum saat setelah sahur, setelah buka puasa dan sebelum tidur malam
- Suplemen/vitamin D diminum setelah buka puasa
- Suplemen daya tahan tubuh diminum sebelum sahur
- Suplemen/vitamin B kompleks, vitamin C & Zinc diminum setelah sahur
4. Tetap lakukan olahraga rutin
Puasa bukan menjadi penghalang untuk melakukan olahraga, karena bisa membantu tubuh tetap bugar asalkan dilakukan pada saat yang tepat dan memilih jenis olahraga ringan yang tidak membutuhkan banyak energi maupun durasi waktu yang tidak terlalu lama (maksimal satu jam) seperti Yoga, Jalan santai/treadmil, Pilates, Sepeda statis/jarak dekat, Jogging, TaiChi & Sit up/Push Up. Adapun waktu yang disarankan untuk melakukan olahraga ringan ini adalah sebelum sahur, sebelum buka puasa, setelah berbuka puasa atau sebelum tidur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru