4. Tidak bawa beban terlalu banyak
Master Chris Leong juga menjelaskan penting untuk memperhatikan berat isi tas yang dibawa, karena intensitasnya yang lama ditambah berat beban tas bisa menyebabkan sakit pinggang meskipun sudah menggunakan bag pack atau tas punggung. Sehingga disarankan tidak membawa beban tas lebih dari 5 kilogram.
Hal ini juga dibenarkan Krisnawan yang mengungkap fakta banyak pasien datang untuk meminta tindakan Tit Tar, yakni terapi tradisional dari Tiongkok yang sekilas nyaris sama seperti chiropractic dari Amerika Serikat, atau masyarakat Indonesia lebih mengenalnya dengan tindakan mengkretek tulang.
Hanya saja bedanya metode Tit Tar di Klinik Meditar tidak bisa berdiri sendiri karena dipadukan dengan metode modern dan tradisional. Bahkan pasien tidak bisa datang asal-asalan, karena harus lebih dulu berkonsultasi dengan pakar medis, seperti dokter dan fisioterapis tersertifikasi sehingga memiliki dasar medis sebelum menjalani tindakan.
Adapun fisioterapi yang juga perlu dilakukan sebelum dilakukan metode Tit Tar yaitu bisa berupa shockwave, ultrasound, exercise, dry needling, dan sebagainya. Sedangkan terapi tradisinal Tiongkok yang tersedia diantaranya bone setting, acupuncture, moxibustion, dan cupping.
"Jadi sebelum dikretek akan dicek dulu dengan bone setting, untuk dilihat posisi postur tubuhnya yang dicocokan dengan keluhan yang dialami pasien, seperti gejala saraf kejepit dan skoliosis ringan. Tapi kita juga tidak akan melakukan penanganan bila kondisi pasien tidak memungkinkan seperti sedang tidak sehat," pungkas Krisnawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia