Suara.com - Kabar Syahrini hamil disambut sukacita oleh penggemar. Namun demikian, tidak sedikit pula yang mengkhawatirkan kondisi kehamilan Syahrini.
Sebagai informasi, usia Syahrini saat ini adalah 43 tahun. Di usia yang menginjak kepala empat, komplikasi kehamilan pada usia ini cenderung lebih tinggi.
Sebab seperti yang diketahui, kehamilan kerap menimbulkan beberapa perubahan pada tubuh ibu.
Perubahan yang terjadi ketika kehamilan bisa meliputi fisik luar hingga sistem organ, terutama yang menjadi penopang janin.
Lantas, apa saja hal yang harus diperhatikan jika hamil di usia 40-an? Berikut beberapa tipsnya, dirangkum dari Hello Sehat.
1. Rutin melakukan pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC)
Antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik sang ibu. Tujuannya agar ibu hamil nantinya mampu menghadapi persalinan, masa nifas, dan pemberian ASI eksklusif, serta mengembalikan kesehatan reproduksinya dengan baik.
2. Minum suplemen
Minum suplemen tambahan menjadi cara menjaga kehamilan di usia 40 tahun. Suplemen yang diresepkan dokter biasanya mengandung asam folat, zat besi, dan kalsium.
Baca Juga: Jerih Payah Syahrini Hamil di Usia 43 Tahun, Mungkinkah Melahirkan Normal?
Suplemen-suplemen ini bermanfaat untuk mencegah cacat lahir bayi. Terlebih bagi ibu hamil di usia 40 tahun, asupan asam folat sangatlah penting.
3. Tetap beraktivitas
Berapa pun usia ibu hamil, sebaiknya tetap beraktivitas normal seperti biasa jika tak memiliki keluhan. Aktif bergerak menjadi salah satu cara menjaga kehamilan saat usia ibu lebih dari 40 tahun. Ibu hamil yang malas gerak justru bisa rentan terkena obesitas dan hipertensi.
4. Menjaga pola makan
Selain tetap aktif, asupan makan makanan bergizi saat hamil tak kalah penting. Jika kebutuhan gizi tidak terpenuhi dengan baik, ibu hamil berisiko kekurangan vitamin dan mineral yang akan berpengaruh ke janin.
5. Vaksinasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem