Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:35 WIB
Rupiah lagi perkasa pada perdagangan hari ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Nilai tukar rupiah ditutup menguat ke level Rp17.798 per dolar AS pada Senin (17/8/2026).
  • Analis Lukman Leong menyatakan pelemahan data ekonomi AS menjadi penyebab utama penguatan rupiah tersebut.
  • Mayoritas mata uang di kawasan Asia turut mencatatkan penguatan terhadap dolar AS sore ini.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih berada di zona positif, hingga penutupan, Senin (17/8/2026). Sepanjang perdagangan hari mata uang garuda terus menghijau.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp 17.798 per dolar. menguat 29 poin atau naik 0,16 persen pada pekan lalu yang ada di Rp17.866 per dolar  AS.  

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menagatakan, penguatan rupiah didorong oleh data ekonomi AS yang turun, shingga, membuat dolar AS bergerak lesu.

"Rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS, dengan indeks dolar AS melemah kelevel terendah dalam 11 minggu menyusul serangkaian data ekonomi AS yang lebih lemah," ujar Leong saat dihubungi Suara.com.

Rupiah lagi perkasa pada hari ini. [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS sore ini. dolar Taiwan masih menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah ditutup melonjak 0,61 persen. Disusul, ringgit Malaysia yang juga melesat 0,61 persen.

Selanjutnya ada baht Thailand terangkat 0,55 persen dan won Korea Selatan menanjak 0,28 persen Lalu ada yen Jepang yang terkerek 0,23 persen.

Diikuti, dolar Singapura terapresiasi 0,22% persen serta yuan China yang naik 0,08%. Diikuti, dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,03 persen.

Sedangkan, rupee India menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 0,19 persen Kemudian ada peso Filipina yang terlihat sudah ditutup melemah tipis 0,05 persen.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com