Arginin
Arginin terlibat dalam sintesis Nitric Oxide yang melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Sebagai hasilnya, arginin membantu mempromosikan aliran darah yang sehat dan pengiriman nutrisi ke otot selama latihan.
Elektrolit
Elektrolit adalah mineral tertentu yang memainkan peran penting dalam membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan. Beberapa yang paling penting yang perlu dipertimbangkan oleh atlet adalah natrium, kalium, dan magnesium.
Selama berkeringat, kehilangan elektrolit dapat terjadi dan, jika tidak diganti dengan cukup, kinerja dapat terganggu. Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk memperhatikan asupan elektrolit selama latihan intensif (terutama di bawah panas), serta menggantinya setelah itu, untuk menggantikan garam-garam penting yang hilang.
Banyak minuman olahraga dirancang khusus untuk tidak hanya menggantikan cairan yang hilang melalui keringat, tetapi juga elektrolit kunci, yang juga meningkatkan penyerapan cairan.
Karbohidrat
Karbohidrat adalah bahan bakar utama untuk otak dan otot Anda. Bagi atlet yang terlibat dalam aktivitas fisik yang berkepanjangan, penting untuk memiliki banyak karbohidrat yang tersedia baik di otot maupun aliran darah.
Penting untuk mengonsumsi karbohidrat yang cukup sebelum melakukan aktivitas berat untuk mengisi cadangan bahan bakar – ini akan membantu memastikan bahwa ada pasokan energi yang memadai untuk bahan bakar otot yang bekerja.
Baca Juga: Pegal dan Linu setelah Olahraga? Ini 3 Cara Mengatasinya
Bagi mereka yang melakukan latihan berintensitas tinggi secara berkepanjangan, karbohidrat perlu disuplai selama latihan, dalam kisaran 30 hingga 60 gram per jam untuk memastikan bahan bakar yang cukup tersedia.
Untuk pemulihan, karbohidrat penting untuk membantu mengisi kembali cadangan karbohidrat otot, yang mempersiapkan atlet untuk sesi latihan berikutnya. Minuman dan produk lainnya yang dirancang khusus diformulasikan untuk mendukung kebutuhan ini.
Kafein
Kafein adalah stimulan sistem saraf pusat dan memfasilitasi kemampuan tubuh untuk menggunakan lemak sebagai bahan bakar. Untuk alasan ini, kafein dapat membantu memperpanjang daya tahan selama latihan berat. Karena efek stimulasinya, kafein juga mengurangi persepsi kelelahan dan dapat membantu mengoptimalkan aktivitas berkelanjutan.
Antioksidan
Latihan berat meningkatkan konsumsi oksigen, yang mendorong stres oksidatif dalam tubuh dan dapat merusak membran sel. Nutrisi antioksidan membantu mengurangi stres oksidatif. Untuk meningkatkan sistem pertahanan antioksidan alami tubuh, nutrisi antioksidan seperti Vitamin C dan E bisa bermanfaat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya