Suara.com - Di kalangan generasi Z berkembang bahasa gaul yang bisa jadi sulit dimengerti oleh generasi sebelumnya. Salah satu contohnya yang belakangan kerap jadi bahan obrolan yakni second choice.
Lantas apa itu second choice versi bahasa gaul?
Bila melihat pengertian umumnya, second choice merupakan bahasa Inggris yang bila dialihbahasakan dalam bahasa Indonesia yakni pilihan kedua atau bukan pilihan utama.
Biasanya kalimat second choice terlontar di kalangan gen Z ketika membahas sebuah hubungan baik pertemanan ataupun relationship.
Bila dimaknai dalam konteks hubungan, second choice merupakan situasi dimana seseorang merasa mereka bukanlah prioritas utama bagi pasangannya.
Mereka merasa ada orang lain yang lebih diutamakan oleh pasangannya daripada dirinya.
Contohnya semisal Arya saat ini tengah merajut kedekatan dengan Amanda.
Tapi dalam prosesnya, Amanda ternyata justru lebih memilih berpacaran atau berhubungan dekat dengan Marco dan meninggalkan Arya tanpa alasan.
Arya pun dianggap sebagai second choice bagi Amanda.
Baca Juga: Apa Itu Red Flag? Sering Digunakan untuk Menandai Kondisi Suatu Hubungan
Di sisi lain, Marco sebetulnya merupakan pilihan utama yang ingin didapatkan Amanda.
Tetapi Amanda masih membuka peluang bagi Arya untuk masuk ke dalam hatinya karena Arya merupakan second choice bila nanti Marco menolak menjalin relationship, maka Arya bisa jadi pilihan.
Melihat contoh tersebut, menjadi second choice membuat seseorang merasa tak dihargai atau kurang bernilai dalam hubungan.
Kondisi ini kerap menimbulkan perasaan tidak aman hingga kecemasan sebab seseorang yang merasa jadi second choice bertanya-tanya kenapa mereka tak jadi pilihan utama bagi pasangannya.
Walau sekilas terdengar sederhana, second choice dalam konteks sebuah hubungan bisa menimbulkan dampak emosional yang besar.
Untuk mengetahui lebih dalam apakah kamu masuk dalam kategori second choice, berikut beberapa ciri-ciri yang bisa jadi gambaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat