Kurangnya komunikasi dan keterbukaan.
Pasangan lebih sering menghabiskan waktu dengan orang lain.
Pasangan tak begitu sensitif terhadap perasaan dan kebutuhanmu.
Tidak mendapatkan prioritas.
Ketidakjelasan peran dalam hubungan.
Kurangnya perencanaan mengenai masa depan bersama.
Ketidakseimbangan dalam pengorbanan.
Lalu bagaimana cara mengatasi bila kamu masuk dalam kategori second choice?
Menjalani suatu hubungan dengan status second choice tentu bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk diterima.
Baca Juga: Apa Itu Red Flag? Sering Digunakan untuk Menandai Kondisi Suatu Hubungan
Tapi, jangan menyerah, sebab ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut dan kembali memeroleh pengakuan dari suatu hubungan yang tengah kamu jalin.
Komunikasi terbuka.
Terapkan batasan.
Berikan waktu untuk dirimu sendiri.
Jalin koneksi emosional.
Evaluasi kembali prioritas.
Kembangkan kepercayaan diri.
Bertindak tegas.
Pada akhirnya, tetaplah kuat dan percaya diri. Sebab kamu pantas mendapatkan yang terbaik termasuk dalam sebuah hubungan dengan seseorang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat