Suara.com - Masalah lambung seperti maag, asam lambung naik, dan perut kembung masih menjadi keluhan umum yang dialami banyak orang Indonesia.
Keluhan ini bisa datang tiba-tiba — apalagi saat stres, telat makan, atau konsumsi makanan pedas dan asam.
Menariknya, di tengah berkembangnya pengobatan modern, masyarakat Indonesia tetap menaruh kepercayaan besar pada produk herbal alami untuk mengatasi gangguan lambung.
Herbal memang bukan hal baru di Indonesia. Sejak dulu, masyarakat sudah banyak teh jahe hangat saat masuk angin, atau diberi air rebusan kunyit saat perut terasa tak nyaman.
Ramuan ala nenek moyang ini memang bukan sekadar tradisi, tapi juga jadi bentuk kepercayaan yang kuat terhadap alam.
Hal ini sejalan dengan budaya Indonesia yang telah lama mengenal berbagai jenis tanaman obat yang berkhasiat untuk meredakan gejala lambung.
Sebut saja mulai dari kayu manis, jahe, kunyit, kencur, mengkudu, temulawak, ketumbar, hingga akar alang-alang.
Kepercayaan inilah yang kemudian membawa Vitagerd, produk madu herbal asli buatan Indonesia, meraih pencapaian luar biasa dengan Top Brand Award 2025 untuk kategori Madu untuk Mengatasi Lambung di periode kuartal kedua tahun 2025 ini.
Penghargaan prestisius ini diberikan berdasarkan hasil survei Top Brand Index (TBI) yang dilakukan secara independen oleh Frontier, melibatkan lebih dari 12.000 responden di 15 kota besar yang ada di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Tanpa ke Salon! Coba Masker Rambut dari Bahan Pemanis untuk Kilau Maksimal
Vitagerd hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat modern akan produk madu yang diformulasikan khusus dengan ekstrak herbal yang lengkap, yang membantu
Berkat teknologi, madu dan bahan-bahan herbal berkhasiat untuk lambung ini menjadi lebih mudah dikonsumsi oleh masyarakat.
Kepraktisan inilah — bisa diminum atau dikonsumsi langsung tanpa harus repot di dapur, yang membuat gaya hidup sehat dengan sentuhan tradisional tetap bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk generasi muda yang super sibuk.
Dengan pilihan produk yang semakin beragam dan mudah diakses, mengonsumsi herbal pun jadi lebih konsisten. Tak heran jika semakin banyak orang kembali memilih cara alami untuk merawat tubuh—tanpa drama, tanpa ribet.
Menurut Deni Tambayong, Senior Brand & Marketing Vitagerd, usai menerima penghargaan, setiap harinya ada ratusan konsultasi dari konsumen yang mengalami gangguan lambung.
Dari sini dapat terlihat bahwa produk herbal alami ini telah berhasil meraih kepercayaan mayarakat sebagai solusi yang cepat, alami, dan praktis untuk meredakan berbagai macam gejala GERD dan masalah lambung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia