Mereka mengklaim tidak ada dampak buruk dari itu, padahal jelas bertentangan dengan praktik kesehatan publik yang sudah lama terbukti aman.
Sebaliknya, pernyataan Trump malah mengalihkan perhatian dari riset ilmiah penting untuk benar-benar memahami penyebab autisme dan mengembangkan dukungan serta intervensi yang lebih baik untuk orang autistik dan keluarganya.
Autisme tidak hanya disebabkan oleh satu hal. Sebaliknya, autisme merupakan kombinasi kompleks antara faktor genetik dan lingkungan.
Sains menunjukkan faktor genetik punya peran paling besar; ratusan gen sudah dikaitkan dengan autisme, dan perubahan genetik, baik bawaan maupun spontan, bisa memengaruhi perkembangan otak.
Faktor lingkungan juga penting, terutama saat hamil, misalnya usia orang tua, kelahiran prematur atau berat lahir rendah, dan kondisi yang memengaruhi otak janin seperti demam atau sakit saat hamil.
Ilmu pengetahuan saat ini menunjukkan autisme muncul dari interaksi kompleks antara kerentanan genetik dengan faktor lingkungan selama perkembangan otak.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Presiden Trump Patok Rp1,6 Miliar untuk Biaya Visa Pekerja Khusus, Ini Alasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?