- Mariah Carey tampak tidak banyak bergerak saat konser di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/10/2025).
- Diduga ia tengah sakit fibromyalgia.
- Fibromyalgia ternyata bukan kondisi langka.
Suara.com - Diva Internasional Mariah Carey tampak tidak banyak bergerak saat konser bertajuk Mariah Carey: The Celebration of Mimi di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/10/2025). Beberapa menduga perempuan yang akrab disapa Mimi itu tengah sakit fibromyalgia.
Dugaan ini datang dari artis Indonesia, Melaney Ricardo yang mengaku sudah riset karena dibuat penasaran melihat Mariah Carey sulit bergerak dan punya gerakan yang lambat.
"Tapi banyak yang penasaran bahwa Mimi dari awal penampilannya, kok gerakannya kayak pelan banget, kayak susah gerak. Kayak boro-boro dance, jalan aja harus dituntun," ujar Melaney melalui akun Thread pribadinya, Minggu (5/10/2025).
Bahkan Melaney juga mendapati komentar yang menyebutkan jika usia Mariah Carey sudah selaiknya perempuan 65 tahun, padahal ia masih berusia 56 tahun. Inilah yang membuatnya melakukan riset dan mencari tahu kondisi idolanya.
"I did my research, Mimi a.k.a Mariah Carey sedang berjuang melawan penyakit fibromyalgia. Jadi basically dia selalu ngerasa semua sendi di badannya sakit dan membuat otot-otot badannya jadi kaku dan susah untuk bergerak," papar Melaney.
"Bahkan dia untuk bergerak aja, membutuhkan selalu tuntunan dan bantuan dari orang lain," sambung Melaney.
Bukan cuma itu, Melaney juga mendapati jika Mariah Carey memiliki gangguan kesehatan mental yaitu bipolar karena kehilangan dua orang tersayangnya, sang ibunda dan adiknya, di saat bersamaan.
"Dia bilang badan gue emang udah susah buat bergerak, tapi suara gue tidak akan pernah berubah untuk menghibur semua fans gue," kata Melaney seolah mewakili pernyataan yang pernah dilontarkan Mariah Carey.
Lantas, pertanyaannya apakah fibromyalgia itu?
Baca Juga: Deretan Konser Oktober 2025 di Jakarta: Dari Foo Fighters hingga Mariah Carey
Laman Hello Sehat menyebutkan fibromyalgia merupakan gangguan muskuloskeletal yang ditandai dengan pegal linu di seluruh badan.
Kondisi ini juga sering kali disertai dengan rasa lelah, kantuk, masalah ingatan, serta perubahan suasana hati. Gangguan ini memengaruhi otak dalam memproses rasa sakit pada tubuh.
Mirisnya, kondisi bisa berlangsung jangka panjang alias kronis, bahkan bisa memengaruhi kegiatan penderitanya sehari-hari.
Bukan pegal linu biasa, kondisi ini bila tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan komplikasi seperti sakit kepala tegang (tension headache), irritable bowel syndrome (IBS), sindrom sendi temporomandibular, serta depresi.
Fibromyalgia ternyata bukan kondisi langka, tapi cukup umum terjadi karena diperkirakan 1 dari 25 orang mengalami kondisi ini. Kasus penyakit ini paling banyak ditemukan pada pasien berusia antara 30 hingga 50 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!