Menjaga Penglihatan di Era Modern, Tantangan Baru Layanan Kesehatan Mata Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:37 WIB
Ilustrasi layanan kesehatan mata. (Shutterstock)
  • JEC Eye Hospitals and Clinics meraih Top Brand Award 2026 setelah 42 tahun melayani masyarakat Indonesia.
  • JEC mengoperasikan 16 cabang di berbagai wilayah serta menyediakan layanan digital untuk memperluas akses kesehatan mata.
  • JEC menerapkan standar internasional dan berencana memperluas fasilitas kesehatan mata di Bali, Tangerang, serta Kediri.

Suara.com - Perubahan gaya hidup masyarakat membawa tantangan baru bagi dunia kesehatan, termasuk layanan kesehatan mata. Di tengah meningkatnya aktivitas digital, paparan layar yang semakin tinggi, serta kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis yang lebih cepat dan akurat, menjaga kualitas penglihatan kini menjadi perhatian yang semakin penting.

Masyarakat saat ini tidak hanya mencari fasilitas kesehatan yang mampu menangani gangguan mata, tetapi juga mempertimbangkan faktor lain seperti keamanan layanan, pengalaman pasien, teknologi yang digunakan, hingga reputasi institusi kesehatan.

Artinya, layanan kesehatan mata tidak cukup hanya dikenal luas. Kepercayaan menjadi faktor penting karena keputusan pasien berkaitan langsung dengan fungsi penglihatan dan kualitas hidup.

“Dalam layanan kesehatan, awareness dan trust sama-sama penting. Dikenal luas oleh masyarakat harus berjalan bersama kemampuan untuk menjaga kepercayaan melalui layanan yang aman, tepat, dan berkualitas,” ujar Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD, Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah JEC Eye Hospitals and Clinics kembali meraih Top Brand Award 2026 untuk kategori Rumah Sakit Mata. Penghargaan ini diberikan berdasarkan survei independen yang melibatkan 12.000 responden di 15 kota besar Indonesia.

Survei tersebut menilai sejumlah aspek, mulai dari kekuatan merek di benak konsumen, performa merek di pasar, hingga komitmen konsumen untuk kembali menggunakan layanan tersebut.

Bagi JEC, penghargaan tersebut menjadi refleksi atas tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan mata yang telah dikembangkan selama 42 tahun.

“Top Brand Award 2026 memiliki makna penting bagi JEC Eye Hospitals and Clinics, karena mencerminkan bagaimana masyarakat melihat konsistensi yang telah kami bangun selama 42 tahun,” kata Prof. Tjahjono.

JEC Eye Hospitals and Clinics kembali meraih Top Brand Award 2026 untuk kategori Rumah Sakit Mata. (dok. ist)

Tantangan Baru Kesehatan Mata di Era Digital

Perkembangan teknologi digital telah mengubah banyak aspek kehidupan masyarakat. Aktivitas bekerja, belajar, hingga hiburan kini semakin bergantung pada perangkat elektronik seperti komputer dan ponsel pintar.

Perubahan kebiasaan tersebut turut meningkatkan perhatian terhadap kesehatan mata. Masyarakat mulai tidak hanya datang ketika mengalami gangguan penglihatan, tetapi juga semakin memahami pentingnya pemeriksaan rutin dan deteksi dini.

Menurut Prof. Tjahjono, kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan mata juga semakin berkembang. Pasien kini membutuhkan layanan yang tidak hanya mengandalkan teknologi medis, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai kondisi yang mereka alami.

“Kepercayaan dalam layanan kesehatan mata tidak terbentuk secara instan. Kepercayaan dibangun dari pengalaman pasien, kompetensi tenaga medis, ketepatan diagnosis, pemanfaatan teknologi yang relevan, serta komunikasi yang membantu pasien memahami kondisi dan pilihan penanganannya,” jelasnya.

Dari Teknologi hingga Pengalaman Pasien

Dalam layanan kesehatan mata, teknologi menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung akurasi diagnosis maupun tindakan medis.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com