- Divisi WISE AS Watson merilis Penelitian Kesehatan Global yang melibatkan sebelas ribu responden di sepuluh pasar internasional.
- Sebanyak empat puluh tiga persen responden menggunakan produk kesehatan karena didorong oleh faktor kekhawatiran terhadap kondisi tubuh.
- AS Watson mencatat pertumbuhan penjualan kategori produk kesehatan secara global mencapai sepuluh persen dalam satu tahun terakhir.
Suara.com - Menjaga kesehatan kini tak lagi identik dengan datang ke dokter ketika tubuh mulai terasa tidak nyaman. Semakin banyak orang mulai memberi perhatian pada kesehatan sejak dini, termasuk dengan mencari informasi, memilih produk kesehatan, hingga berkonsultasi dengan tenaga profesional sebelum menentukan pilihan.
Perubahan kebiasaan tersebut terlihat dalam hasil Penelitian Kesehatan Global yang dilakukan WISE, divisi customer experience insights milik AS Watson.
Riset yang melibatkan lebih dari 11.000 responden di 10 pasar di Eropa dan Asia itu melihat bagaimana konsumen mengambil keputusan ketika berkaitan dengan kebutuhan kesehatan.
Salah satu temuan yang menarik adalah kekhawatiran terhadap kesehatan menjadi faktor utama yang mendorong konsumen menggunakan produk kesehatan. Sebanyak 43 persen responden menyebut hal tersebut sebagai salah satu pertimbangan mereka.
Di sisi lain, masukan dari tenaga profesional kesehatan juga masih memiliki pengaruh kuat. Sebanyak 41 persen responden mengaku mempertimbangkan saran profesional, sementara rekomendasi dari keluarga dan teman berada di angka 32 persen.
Temuan ini menunjukkan bahwa meski akses informasi semakin mudah, konsumen tetap membutuhkan panduan yang dapat membantu mereka memilah berbagai pilihan yang tersedia. Dalam konteks tersebut, apoteker memiliki peran yang cukup dekat dengan keseharian masyarakat.
Hal ini menjadi semakin relevan dalam peringatan Hari Apoteker Sedunia. AS Watson mengapresiasi kontribusi lebih dari 3.300 apoteker dan hampir 10.000 tenaga profesional kesehatan yang berada dalam jaringannya di berbagai negara.
Peran tersebut juga berjalan seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap kesehatan secara preventif. Dalam satu tahun terakhir, AS Watson mencatat pertumbuhan penjualan kategori kesehatan secara global sebesar 10 persen.
Angka tersebut menjadi salah satu gambaran meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap produk maupun layanan yang mendukung pola hidup lebih sehat.
Menariknya, cara konsumen mencari informasi kesehatan juga semakin beragam. Riset menunjukkan 82 persen responden menggunakan pencarian online ketika mencari informasi mengenai produk.
Namun, kanal digital bukan satu-satunya rujukan. Sebanyak 49 persen masih berkonsultasi dengan tenaga profesional kesehatan dan 44 persen menemukan produk secara langsung di toko.
Artinya, perjalanan konsumen dalam menentukan pilihan kesehatan kini berlangsung melalui berbagai saluran.
Informasi dari internet dapat menjadi langkah awal, sementara percakapan dengan tenaga profesional membantu memberikan konteks yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Peter Macnab, International Commercial Director AS Watson, mengatakan perkembangan tersebut memperlihatkan perubahan layanan kesehatan yang tidak lagi hanya berfokus pada pengobatan.
“Seiring dengan layanan kesehatan yang terus berkembang mulai dari pengobatan hingga pencegahan, AS Watson mendukung konsumen melalui saran profesional yang terpercaya, layanan yang personal, serta solusi kesehatan O+O (Offline plus Online) yang inovatif," ucapnya.