Bukan Sekadar Flu, Kenali Tanda Bahaya Influenza A yang Bisa Berujung Rawat Inap di RS

Rabu, 30 September 2026 | 12:44 WIB
Ilustrasi influenza A. (dok. ist)
BACA 10 DETIK
  • Kemenkes RI melaporkan proporsi positif Influenza A mencapai 58,59 persen hingga September 2026 dengan penyebaran subvarian K di 20 provinsi.
  • Kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia berisiko mengalami komplikasi serius, sehingga masyarakat diminta waspada terhadap gejala dan segera berobat.
  • Allianz Life Indonesia mencatat kenaikan klaim rawat inap influenza sebesar 47 persen dengan total pembayaran lebih dari Rp13,8 miliar.

Tidak semua gejala influenza membutuhkan perawatan di rumah sakit. Namun, masyarakat perlu mengenali tanda-tanda ketika kondisi membutuhkan pertolongan medis.

Segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami:

  • Kesulitan bernapas atau sesak napas
  • Nyeri atau tekanan pada dada
  • Tubuh semakin lemah
  • Tanda-tanda dehidrasi
  • Gejala semakin berat atau tidak kunjung membaik
  • Kondisi penyakit kronis memburuk

Bagi kelompok dengan risiko komplikasi lebih tinggi, konsultasi dengan tenaga kesehatan sejak awal dapat membantu menentukan penanganan yang sesuai.

Cara Mengurangi Risiko Penularan

Influenza dapat menyebar melalui droplet atau partikel pernapasan dari orang yang terinfeksi. Beberapa kebiasaan sederhana dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penularan, terutama ketika kasus sedang meningkat.

Langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
  • Menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin.
  • Menggunakan masker saat sedang sakit dan, jika memungkinkan, mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kondisi tubuh tidak fit.
  • Menjaga sirkulasi udara di dalam ruangan.
  • Menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang mengalami gejala influenza.
  • Mencukupi waktu istirahat agar tubuh memiliki kesempatan untuk pulih.
  • Memenuhi kebutuhan cairan dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Mempertimbangkan vaksinasi influenza sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.

Perawatan Influenza Juga Bisa Membutuhkan Biaya

Meningkatnya kasus influenza tidak hanya berkaitan dengan risiko kesehatan, tetapi juga kebutuhan perawatan ketika seseorang mengalami kondisi yang lebih berat.

Data klaim Allianz Life Indonesia menunjukkan jumlah kasus influenza yang membutuhkan rawat inap di rumah sakit pada Januari hingga Agustus 2026 meningkat 47 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Sementara itu, sepanjang Januari hingga minggu kedua September 2026, Allianz Life Indonesia telah membayarkan klaim terkait influenza lebih dari Rp13,8 miliar untuk 1.857 kasus.

Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan penanganan influenza dapat beragam, mulai dari pemeriksaan dan pengobatan rawat jalan hingga perawatan di rumah sakit, tergantung kondisi masing-masing pasien.

"Menjaga kesehatan juga perlu diikuti dengan kesiapan menghadapi risiko finansial yang dapat muncul ketika seseorang membutuhkan pemeriksaan, pengobatan, maupun perawatan medis. Data klaim yang kami lihat menunjukkan bahwa kebutuhan penanganan influenza tidak bisa dianggap enteng dan dapat meningkat tergantung kondisi masing-masing nasabah, mulai dari rawat jalan hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit. Karena itu, kesiapan menghadapi biaya kesehatan menjadi bagian yang penting dalam perencanaan perlindungan diri dan keluarga," tutup dr. Tubagus.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com