Indotnesia - Sejak Sabtu (7/5/2022) sejumlah warga menutup Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul, DI Yogyakarta. Akibatnya, operasional pembuangan sampah di kota Jogja, Bantul, dan Sleman menjadi terhambat dan menumpuk di beberapa tempat.
Dilansir dari Suara.com, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sugeng Darmanto, mengatakan jika rata-rata volume sampah di Yogyakarta yang dibuang ke pembuangan saat ini mengalami kenaikan sekitar 15 persen dibandingkan sampah yang dihasilkan setiap harinya.
Menanggapi penutupan TPST Piyungan, Sugeng mengatakan jika DLH mampu mengakomodir sampah di seluruh depo atau penyimpanan maksimal selama lima hari.
“Kami mampu menahan sampah di seluruh depo, tempat pembuangan sampah sementara, dan armada sampah selama maksimal lima hari (dari sejak ditutupnya TPST Piyungan). Lebih dari itu, akan terjadi darurat sampah,” kata Sugeng pada Senin (9/5/2022) seperti dikutip dari Suara.com.
DLH memperkirakan, setelah hampir 5 hari TPST Piyungan ditutup, sudah ada sekitar 1.600 ton sampah yang menumpuk di sejumlah titik Kota Jogja. Pasalnya, berdasarkan catatan DLH, sebanyak 16 depo dan 70 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kota Jogja telah dipenuhi sampah hasil pembuangan dari masyarakat.
Total sekitar 1.600 ton sampah didapatkan dari akumulasi asumsi sampah masyarakat per hari mencapai 370 ton dengan kenaikan 15 persen selama libur Lebaran 2022. Sedangkan pada Senin (9/5/2022) hingga Selasa (10/5/2022), ada sekitar 400 ton yang dikalikan dengan 4 hari selama penutupan TPST Piyungan.
Banyaknya sampah yang menumpuk karena belum bisa dibuang ke Piyungan, membuat ancaman darurat sampah di Jogja semakin nyata. Bahkan, di beberapa titik lokasi seperti di Simpang Empat Taman Sari, Jl. Suryowijayan, terlihat sampah yang sampai meluber ke jalan raya.
![Tumpukan sampah di Simpang Empat Taman Sari, Jl. Suryowijayan [Indotnesia/Annisa Suryantari]](https://media.suara.com/404.jpg)
Permasalahan sampah tak hanya persoalan pemangku kebijakan. Peran aktif masyarakat untuk melakukan hal dasar seperti memilah sampah dan membuangnya di tempat pengolahan daur ulang dapat menjadi salah satu solusi.
Pemerintah Kota Yogyakarta melalui DLH juga sedang mencari jalan keluar dalam menyelesaikan persoalan tersebut untuk jangka menengah dan panjang. Salah satunya, menyiapkan lahan pengelolaan sampah baru.
“Kota Yogyakarta berupaya mengadakan lahan untuk pengelolaan sampah yang saat ini masih dalam tahap kajian. Lahan yang direncanakan, nantinya akan berlokasi di kaputen lain dan direalisasikan pada 2023. Harapannya, rencana tersebut dapat berjalan dan menghilangkan kekhawatiran darurat sampah di Yogyakarta,”jelas Sugeng, dikutip dari Suara.com.
Berita Terkait
-
Buka 4 Posko Mudik Lebaran, Satker PJN DIY Lakukan Sejumlah Penanganan Demi Kenyaman Pemudik
-
Menuju Indonesia Bebas Sampah Plastik: Inovasi Kemasan dan Edukasi Jadi Kunci
-
10 Titik Rawan Macet di Jogja saat Libur Lebaran, Cek Jalur Alternatifnya
-
5 Link CCTV Jogja untuk Pantau Kemacetan dan Lalu Lintas Libur Lebaran 2026
-
Danantara Buka Pendaftaran Gelombang II Proyek Listrik Tenaga Sampah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya