Indotnesia - Belum lama ini area Sudirman atau dikenal SCBD (Sudirman Central Business District) jadi perbincangan publik, setelah ramai ratusan remaja nongkrong di kawasan tersebut dengan gaya berpakain trendy dan fashionable layaknya model catwalk.
Remaja yang mayoritas berasal dari daerah pinggiran Sudirman, seperti Citayam, Bojong Gede, dan Depok itu belakangan kerap terlihat berkumpul di sekitar Stasiun MRT Dukuh Atas hingga memunculkan fenomena yang dikenal dengan “Citayam Fashion Week”, karena gaya busana casual dan trendy ala street fashion.
Mengenal Kawasan SCBD
Pembangunan infrastruktur Sudirman Central Business District atau SCBD dimulai pada 1992-1993 di lahan kumuh seluas 45 hektar di jantung Segitiga Emas Jakarta, yaitu daerah berbentuk segitiga imajiner yang terletak di Provinsi DKI Jakarta, membentang dari Jakarta Pusat hingga Jakarta Selatan.
Pemerintah DKI Jakarta melalui PT Danayasa Arthatama, membangun kawasan Sudirman menjadi area niaga terpadu dan modern yang dimulai dari Gedung Artha Graha, gedung perkantoran pertama di SCBD pada 1995.
Kawasan SCBD terletak di daerah Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang kini semakin beragam terdiri dari hotel, gedung perkantoran, kondominium, hotel, pusat perbelanjaan hingga hiburan.
Daerah perkantoran yang juga kerap dikenal sebagai tempat bekerja ‘mbak-mbak SCBD’ ini telah berkembang menjadi komplek mixed-use terintegrasi terbaik di Indonesia hingga jadi kawasan populer diperbincangkan di media sosial.
Selain itu, Distrik Bisnis Sudirman Pusat juga memiliki ratusan kantor perusahaan ternama, pusat kantor prestisius nan elit, jadi incaran para pencari kerja karena gaji serta benefit yang ditawarkan memiliki angka fantastis.
Jadi Ajang Eksistensi Remaja
Dilansir dari Suara.com, Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia Devie Rahmawati mengatakan fenomena remaja nongkrong di kawasan Sudirman merupakan efek dari media sosial.
Baca Juga: Selasa Wagen, Tradisi Rayakan Hari Lahir Pasaran Sultan di Kawasan Sumbu Filosofi Jogja
Para remaja yang sedang dalam masa pencarian identitas diri, terpengaruh media sosial mulai dari referensi gaya hidup di kota besar hingga hal metrosentrik lain yang membuat mereka berlomba-lomba untuk datang dan nongkrong di tempat populer yang ada di Jakarta.
Fenomena ‘Citayam Fashion Week’ menampilkan berbagai aksi gaya berpakaian para remaja yang sedang nongkrong di kawasan Sudirman dengan kemeja flanel oversize, sweater sport, sneaker warna warni hingga aksesoris dan jaket kulit.
Ramainya fenomena tersebut bahkan mendapatkan tanggapan dari media harian mode asal Jepang, Tokyo Fashion yang menyebut keberadaan remaja-remaja itu membuat jalan-jalan di kawasan Sudirman menjadi hidup sebagai fashion catwalk.
“Utas keren tentang ribuan anak muda Indonesia yang membuat jalan-jalan di Jakarta Pusat menjadi hidup sebagai fashion catwalk, tidak seperti Harajuku di Jepang. Semoga beberapa situs atau akun street snap Indonesia mendokumentasikan dan mendukung fenomena tersebut!,” tulis @TokyoFashion di Twitter pada Senin (11/7/2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Di Balik Kasus Epstein: Rahasia Gelap di Balik Jas Mahal Para Elite
-
Profil Kensuke Takahashi, Eks Pelatih Indonesia yang Gigit Jari di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Sinopsis War Machine, Film Aksi Sci-Fi Netflix Soal Seleksi Militer Paling Brutal di Dunia
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!