/
Selasa, 19 Juli 2022 | 15:16 WIB
Ilustrasi lampu merah di persimpangan CBD Cibubur. (Pexels/ Karol D)

Indotnesia - Dinas Perhubungan Kota Bekasi menonaktifkan lampu merah di persimpangan jalan Transyogi Cibubur, Bekasi, Jawa Barat. Hal itu menjadi buntut dari kecelakaan maut yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia.

Sebelumnya, kecelakaan beruntun antara truk Pertamina, 11 sepeda motor, dan 2 minibus ramai menjadi perbincangan publik. Selain dugaan akibat rem blong pada truk pertamina, netizen menganggap posisi lampu merah CBD yang tidak tepat juga jadi pemicu kecelakaan.

Bahkan, sampai muncul petisi untuk menutup lampu merah tersebut. Atas dasar itulah, Dinas Perhubungan Bekasi akhirnya menonaktifkan traffic light tersebut.

"Ya untuk sementara, kami akan melakukan penyelidikan terhadap supir. Akan kita lakukan kerja sama dengan tim instansi terkait mengecek fungsi dari kendaraan tersebut,” kata Kabid Lalin Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi Teguh Indrianto, Selasa (19/7/2022) dikutip dari Suara.com.

“Untuk penyebab masih menunggu hasil investigasi KNKT, namun sementara simpang di tutup dan TL (traffic light) dinonaktifkan," imbuhnya.

Masyarakat menyebut lampu merah yang berada tepat setelah turunan, baik dari arah Jakarta ataupun Cileungsi itu sangat tidak tepat.

Selain itu, traffic light di persimpangan CBD juga sedikit terhalang oleh pilar fly over. Hal tersebut bisa membuat kagok pengemudi sehingga memicu kemungkinan terjadinya kecelakaan seperti yang dialami truk Pertamina.

Hingga saat ini, petisi bertajuk Tutup Lampu Merah Perempatan CBD transyogi Cibubur - Cileungsi telah ditandatangani oleh 33.258 orang dan masih terus berjalan.

Terkait kecelakaan maut, update terakhir dari Suara.com, tercatat korban meninggal sebanyak 11 orang, 5 orang luka berat, dan satu orang luka ringan.

Baca Juga: Polisi Sebut Dugaan Awal Penyebab Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Jalan Alternatif Cibubur Akibat Rem Blong

Sementara, puing-puing akibat kecelakaan sudah dibersihkan agar tidak membuat kemacetan lalu lintas. Sebelumnya, lokasi kejadian ramai didatangi dan ditonton oleh masyarakat yang penasaran.

Load More