Indotnesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Mardani H. Maming sebagai tersangka kasus korupsi penerbitan izin usaha pertambangan terkait masalah dengan pemilik PT Jhonlin Group, Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isyam.
Setelah melewati sejumlah proses pemeriksaan, KPK akhirnya menetapkan Mardani sebagai tersangka dan dilarang untuk bepergian ke luar negeri.
KPK pun telah memanggil Mardani untuk kembali diperiksa. Namun, ia beberapa kali justru mangkir. Puncaknya, mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu kabur saat KPK memutuskan untuk menjemput paksanya pada Senin (25/7/2022).
Sikap Mardani yang tidak kooperatif karena mangkir dari panggilan penyidikan KPK, lantas membuat lembaga anti korupsi itu memasukkan namanya ke dalam daftar pencarian orang (DPO).
Termasuk sebagai salah satu politisi muda di Indonesia, siapa sebenarnya sosok Mardani H. Maming yang ditetapkan sebagai buron hingga akhirnya disebut akan menyerahkan diri ke KPK?
Dilansir dari Suara.com, Mardani Maming merupakan pengusaha sekaligus Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) masa jabatan 2019-2022.
Mardani ditetapkan sebagai ketum HIPMI pada 2019 menggantikan Bahlil Lahadalia yang kini menjabat sebagai Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Selain dikenal sebagai pengusaha, politisi 40 tahun itu juga menjabat sebagai komisaris sekaligus pendiri perusahaan batu bara PT. Batulicin Enam Sembilan serta tercatat sebagai CEO PT Maming, usaha perusahaan yang berawal dari usaha rintisan keluarga almarhum Haji Maming.
Baca Juga: 6 Tanda Pemulihan Sektor Ketenagakerjaan di Tengah Krisis Pandemi Covid-19
Jejak karirnya dalam politik diantaranya sempat menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Tanah Bambu dari Fraksi PDIP periode 2009-2010.
Karier politiknya makin moncer saat menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu selama dua periode, yaitu pada tahun 2010-2015 dan 2016-2018.
Setelah purna dari jabatan bupati, saat ini Mardani tercatat sebagai Ketua DPD PDIP Kalimantan Selatan serta belum lama ini ditunjuk menjadi Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2022-2027.
Sebelum kasus korupsinya mencuat, nama Mardani Maming bahkan sempat disebut Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto sebagai calon kandidat yang berpotensi maju pada 2024.
Tag
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Laut Bercerita Akhirnya Difilmkan: Sebuah Pengingat Akan Luka yang Belum Usai
-
Terpopuler: Top 5 Sepatu Recovery Run Lokal, Cara Nonton Piala Dunia 2026 lewat MAXStream TV
-
Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran
-
5 Shio Paling Beruntung 13 Juni 2026: Panen Rezeki dan Peluang Emas di Akhir Pekan
-
Harga BBM Sudah Mau Negara Maju, Pendapatan Masih Negara Berkembang
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026