Indotnesia - Tidur adalah kebutuhan manusia yang harus dipenuhi secara cukup. Biar begitu, tidur berkualitas penting dilakukan agar tubuh kembali terisi dayanya.
Ada dua jenis orang saat tidur, yaitu tidur dengan lampu menyala dan tidur dengan lampu mati. Akan tetapi, sebenarnya lebih baik mematikan atau menyalakan lampu saat tidur?
Para pakar menyarankan untuk tidur dengan kondisi lampu dimatikan atau pencahayaan redup. Kenapa? Karena tidur dengan kondisi gelap akan membuat kualitas tidur jadi lebih baik.
Selain itu juga bisa memberikan isyarat jam biologis tubuh kapan waktu siang dan kapan waktu malam dengan ada tidaknya cahaya.
Sementara, jika tidur dengan lampu menyala tubuh akan bingung menentukan waktu siang dan malam.
Dengan pencahayaan gelap tubuh akan memproduksi hormon melatonin yang akan membuat mengantuk. Akan tetapi, jika lampu menyala otak mungkin tidak memproduksi hormon tersebut lantaran bingung dengan waktu siang dan malam.
Hal itu, juga termasuk cahaya dari HP, TV atau alat lainnya yang mengeluarkan penerangan.
Melansir dari laman halodoc, ada sejumlah manfaat bagi tubuh jika tidur dengan kondisi pencahaayaan gelap atau redup.
1. Menjaga kualitas tidur
Baca Juga: Halodoc Jadi Satu-satunya Perusahaan Telehealth yang Unjuk Gigi di 4th DEWG Meeting G20 Bali
2. Mengurangi depresi
3. Menjaga kesehatan mata dan kulit
4. Menunjang kesehatan reproduksi
5. Mengurangi risiko diabetes
Itu lah beberapa manfaat tidur dengan lampu dimatikan atau pencahayaan redup. Kalau kalian tim mana nih?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Statistik Ngeri Maarten Paes di Ajax, Bungkam Kritik dengan 4 Clean Sheet dari 8 Laga
-
Nasabah BRI Merapat! Ini Cara Dapat Diskon GrabFood & GrabCar hingga Rp25 Ribu
-
Cuma 5 Jutaan! 5 Laptop Core i3 Ini Layak Dibeli Sekarang
-
5 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Mantap Buat Streaming dan Multitasking
-
BGN Tak Toleransi Pelanggaran, SPPG Bermasalah Disetop Insentif
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Kereta Terakhir Gita: Ingin Sampai Cibitung, Lalu Suatu Hari ke Anfield Menonton Liverpool
-
Stasiun Bekasi Timur Masih Ditutup, Bangkai Gerbong KRL Belum Dipindahkan
-
Dampak Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Dunia Makin Krisis Pasokan Minyak Mentah?
-
Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar